Sentimen Perang Dagang AS Buat Rupiah Anjlok Rp14.700
Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini (27/7) diprediksi melemah, setelah pada perdagangan dihari sebelumnya laju rupiah ditutup menguat 12 poin atau 0,08 persen di level Rp14.463 per dolar AS,
Pada pagi ini, nilai tukar rupiah tergelincir dengan dibuka terdepresiasi 22 poin atau 0,15 persen di level Rp14.485 per dolar AS. Analis PT Samuel Sekuritas Indonesia, Ahmad Mikail mengatakan, rupiah hari ini diprediksi kembali menyentuh Rp14.500 per dolar AS setelah kemarin mampu berada dibawah level itu.
“Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar didorong oleh melemahnya Yuan sebesar 0.38 persen ke level 6.79/US$. Rupiah kemungkinan melemah ke level Rp14.460-Rp 14.500 per dolar AS,” ujar Ahmad Mikail dalam risetnya di Jakarta, Jumat, 27 Juli 2018.
Sementara itu, dolar AS diperkirakan bergerak menguat di sekitar level 94.5-94.75 terhadap beberapa mata uang utama dunia seperti Euro dan Pound. Hal tersebut di dorong oleh keputusan Europian Central Bank (ECB) untuk mempertahankan tingkat suku bunga pada bulan Juli yang sebesar 0 persen.
Sepanjang perdagangan kemarin, rupiah bergerak pada level Rp14.431 – Rp14.471 per dolar AS. Rupiah yang mampu ditutup menguat diperdagangan kemarin seiring dengan mata emerging market lainnya setelah Presiden Donald Trump dan Presiden Komisi Uni Eropa Jean-Claude Juncker sepakat untuk menunda penerapan tarif perdagangan. (*)
Poin Penting Moody’s menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun mempertahankan sovereign credit rating… Read More
Poin Penting Penurunan outlook dari stabil ke negatif dinilai Celios sebagai peringatan terhadap arah kebijakan… Read More
Poin Penting Danamon targetkan AUM wealth management tumbuh 20 persen pada 2026, melanjutkan capaian 2025… Read More
Poin Penting Moody’s menurunkan outlook utang Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun tetap mempertahankan peringkat… Read More
Poin Penting Di tengah pertumbuhan ekonomi nasional 5,11 persen pada 2025, Bank Mandiri mencatatkan aset… Read More
Forum Pemimpin Redaksi (Pemred) bersinergi dalam diskusi bertema "Peran Masjid Istiqlal di Era Transformasi Digital… Read More