Ilustrasi uang rupiah. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada hari ini (6/2) diprediksi akan kembali menguat di kisaran 13.600/US$ seiring dengan optimisme pasar terhadap penyelesaian virus corona.
Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi kepada infobanknews menjelaskan, Wabah corona virus tetap menjadi fokus karena jumlah korban tewas di daratan Tiongkok meningkat menjadi 490 orang sementara kasus yang dikonfirmasi naik menjadi 24.324.
“Meski begitu, Beijing telah menyuntikkan sekitar 1,7 triliun yuan atau sekitar USD243 miliar ke dalam sistem keuangan sebagai upaya untuk mendukung ekonominya. Lebih banyak maskapai penerbangan dan negara-negara mengeluarkan larangan perjalanan ke Tiongkok minggu ini, sementara pabrik-pabrik tidak beroperasi dan toko-toko tetap tutup,” kata Ibrahim di Jakarta Kamis 6 Febuari 2020.
Selain itu, pada pekan lalu seorang ekonom pemerintah Tiongkok mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi kuartal pertama negara itu dapat turun menjadi 5% atau bahkan lebih rendah karena wabah virus, Reuters melaporkan, mengutip sebuah majalah lokal.
Sebagai informasi, pada perdagangan pagi hari ini (5/2) Kurs Rupiah berada di level Rp13.659/US$ posisi tersebut menguat bila dibandingkan pada penutupan perdagangan kemarin (4/1) yang masih berada di level Rp13.684/US$.
Sedangkan berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, (6/2) kurs rupiah berada pada posisi Rp13.662/ US$ terlihat menguat dari posisi Rp13.717/US$ pada perdagangan kemarin (5/2). (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Harga emas global bergerak fluktuatif dipengaruhi faktor ekonomi, inflasi, suku bunga, dan geopolitik… Read More
Poin Penting BGN meminta maaf atas insiden keamanan pangan dalam program MBG di SPPG Pondok… Read More
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More
Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More
Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More
Poin Penting DPR menyoroti perlunya kebijakan kredit yang lebih berpihak pada masyarakat, terutama pelaku UMKM… Read More