News Update

Rupiah Diperkirakan kembali Melemah Seharian

Jakarta– Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pada hari ini (15/10) diprediksi akan kembali melemah seiring dengan masih berlangsungnya kekhawatiran pasar mengenai prospek kedepan negosiasi perang dagang AS dan Tiongkok setelah bersepakat menunda sementara kenaikan tarif perdagangan.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra ketika dihubungi oleh infobanknews di Jakarta. Dirinya menjelaskan, walau sudah tercapai kesepakatan parsial Jumat lalu. Tapi ternyata kesepakatan tersebut butuh waktu 1 bulan untuk dituangkan dalam sebuah perjanjian.

“Kesepakatan ini juga tidak menghapus tarif yang sudah dibebankan ke barang impor Tiongkok. Friksi dagang antar keduanya dikhawatirkan berlanjut. Ini bisa melemahkan rupiah,” kata Ariston di Jakarta, Selasa 15 Oktober 2019.

Di dalam negeri sendiri, pasar masih menunggu hasil data mengenai neraca dagang yang akan diumumkan oleh Badan Pusat Statistik. Selain kekhawatiran soal defisit, yang dikhawatirkan juga soal penurunan aktivitas ekspor dan impor. “Potensi IDR terhadap US$ di kisaran 14.100/US$ sampai 14.190/US$,” tukas Ariston.

Sebagai informasi, pada pembukaan perdagangan hari ini (15/10) Kurs Rupiah berada di level Rp14.138/US$ posisi tersebut melemah tipis bila dibandingkan pada penutupan perdagangan kemarin (14/10) yang masih berada di level Rp14.140/US$.

Sementara, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, (15/10) kurs rupiah berada pada posisi Rp14.140/ US$ melemah dari posisi Rp14.126/US$ pada perdagangan kemarin (14/10). (*)

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

ACA Bayar Klaim Kerusakan Turbin PLN Batam Senilai USD 11,04 Juta

Poin Penting PT Asuransi Central Asia (ACA) telah membayarkan klaim sebesar USD 11,04 juta atas… Read More

43 mins ago

ACA Bayar Klaim Kerusakan Turbin PLN Batam

PT Asuransi Central Asia (ACA) membayarkan klaim senilai USD 11,04 juta kepada PT PLN Batam,… Read More

1 hour ago

Bank Mandiri Catat Fundamental Solid di 2025, Perkuat Intermediasi dan Peran sebagai Mitra Strategis Pemerintah

Bank Mandiri secara konsolidasi berhasil mencatatkan kinerja solid di sepanjang 2025 tercermin dari penyaluran kredit… Read More

1 hour ago

CIMB Niaga Bidik Transaksi Rp45 Miliar di Cathay Travel Fair 2026

Jakarta – PT Bank CIMB Niaga Tbk membidik nilai transaksi hingga Rp45 miliar dalam penyelenggaraan Cathay… Read More

1 hour ago

Moody’s Turunkan Outlook RI, Purbaya: Hanya Jangka Pendek

Poin Penting Purbaya Yudhi Sadewa menilai penurunan outlook peringkat kredit Indonesia oleh Moody’s hanya bersifat… Read More

2 hours ago

Gaya Hidup Menggeser Risiko Penyakit ke Usia Muda? Simak Persiapan Menghadapi Risikonya

Poin Penting WHO mencatat 74 persen kematian global disebabkan penyakit tidak menular, dengan 17 juta… Read More

2 hours ago