Ilustrasi: Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. (Foto: Istimewa)
Poin Penting
Jakarta – Nilai tukar rupiah melemah pada awal perdagangan hari ini, Senin (9/3/2026). Rupiah dibuka pada level Rp17.009 per dolar Amerika Serikat (AS), atau melemah 0,50 persen dibandingkan penutupan Jumat pekan lalu di Rp16.925 per dolar AS.
Analis Mata Uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan, rupiah diperkirakan masih berada dalam tekanan terhadap dolar AS seiring memburuknya sentimen risk off di pasar keuangan global.
Baca juga: Rupiah Dibuka Stagnan di Level Rp16.892 per Dolar AS
Tekanan tersebut dipicu oleh lonjakan harga minyak mentah dunia yang menembus USD100 per barel. Kondisi ini meningkatkan kekhawatiran investor terhadap dampaknya bagi perekonomian global.
“Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS oleh sentimen risk off yang memburuk dipicu kenaikan harga minyak mentah yang melewati USD100 per barel, dikhawatirkan akan berdampak besar pada perekonomian global dan inflasi,” ujar Lukman, Senin, 9 Maret 2026.
Baca juga: Rupiah Dibuka Melemah, Ketegangan Timur Tengah jadi Pemicu
Di tengah tekanan tersebut, Lukman memperkirakan rupiah akan bergerak dalam kisaran Rp16.850 hingga Rp17.000 per dolar AS hari ini.
“Rupiah akan berada di range Rp16.850 hingga Rp17.000 per dolar AS hari ini,” ujar Lukman. (*)
Editor: Yulian Saputra
Oleh Krisna Wijaya, Honorable Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan indonesia (LPPI) DI era serbakekinian, keberadaan teknologi… Read More
Poin Penting Momentum THR dapat dimanfaatkan untuk mulai investasi emas yang relatif stabil dan mudah… Read More
Poin Penting Rupiah sempat menembus Rp17.015 per dolar AS akibat kombinasi sentimen global, terutama eskalasi… Read More
Poin Penting Askrindo dan Bank BTN menandatangani kerja sama fasilitas kontra bank garansi dengan nilai… Read More
Poin Penting Harga minyak dunia melonjak hingga sekitar USD111 per barel, pertama kali menembus USD100… Read More
Poin Penting Harga emas Antam turun tajam Rp55.000 menjadi Rp3.004.000 per gram pada perdagangan 9… Read More