Market Update

Rupiah Dibuka Menguat Usai The Fed Pangkas Suku Bunga

Poin Penting

  • Rupiah menguat ke Rp16.655 per dolar AS, naik 0,20 persen dibandingkan penutupan pekan lalu di Rp16.688.
  • Penguatan dipicu melemahnya dolar AS setelah The Fed memangkas suku bunga acuan 25 bps ke kisaran 3,50 persen – 3,75 persen.
  • Rupiah diproyeksikan bergerak di rentang Rp16.600–Rp16.700, dengan investor menanti kemungkinan perubahan kebijakan The Fed usai pergantian ketua tahun depan.

Jakarta – Nilai tukar rupiah menguat pada awal perdagangan hari ini, Kamis (11/12/2025). Rupiah dibuka pada level Rp16.655 per dolar Amerika Serikat (AS), atau menguat 0,20 persen dibandingkan penutupan pada Jumat pekan lalu di Rp16.688 per dolar AS.

Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan rupiah diproyeksikan menguat terhadap dolar AS yang melemah setelah Federal Reserve (The Fed) memutuskan untuk memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 3,50 hingga 3,75 persen.

“Rupiah diperkirakan akan menguat terhadap dolar AS yang melemah setelah dalam pertemuan FOMC memagkas suku bunga sebesar 25 bps,” kata Lukman, Kamis, 11 Desember 2025.

Baca juga: Data PMI AS Tekan Dolar, Rupiah Berpeluang Bertahan di Level Rp16.600-an

Lukman menyatakan, meski prospek pemangkasan suku bunga The Fed pada 2026 menurun menjadi hanya satu kali, namun investor masih menaruh harapan perkiraan tersebut berubah seiring penggantian Ketua The Fed.

“Walau prospek pemangkasan suku bunga 2026 menurun menjadi hanya 1 kali, namun investor menaruh harapan bahwa hal ini bisa berubah seiring penggantian kepala The Fed tahun depan dengan orang pilihan Trump,” imbuh Lukman.

Baca juga: Ekonom Danamon Beberkan Pemicu Depresiasi Rupiah yang Berkepanjangan

Berdasarkan sejumlah sentimen tersebut, Lukman memperkirakan rupiah akan berada di kisaran level Rp16.600 hingga Rp16.700 per dolar AS hari ini.

“Rupiah akan berada di range Rp16.600 hingga Rp16.700 per dolar AS hari ini,” pungkas Lukman. (*)

Editor: Galih Pratama

Irawati

Recent Posts

OJK Kembali Gelar Pertemuan dengan Lender Dana Syariah Indonesia, Ini Hasilnya

Poin Penting OJK menggelar pertemuan kedua dengan lender DSI untuk membahas pengembalian dana yang tertunda… Read More

1 hour ago

Bank Muamalat Catat Pertumbuhan Transaksi Sertifikasi Halal Online

Poin Penting Transaksi sertifikasi halal online melalui Bank Muamalat meningkat lebih dari 50% YoY, dengan… Read More

2 hours ago

Insiden Kapal Labuan Bajo, DPR Soroti Lemahnya Pengawasan dan Mitigasi Cuaca

Poin Penting DPR soroti lemahnya pengawasan kapal wisata Labuan Bajo; status laik laut administratif tidak… Read More

2 hours ago

Menkop Ferry Luncurkan 10 Gerai Obat Kopdes Merah Putih Lewat Kemitraan BUMN dan Swasta

Poin Penting Menkop Ferry Juliantono meresmikan 10 gerai percontohan Obat Kopdeskel Merah Putih untuk meningkatkan… Read More

3 hours ago

Profil Dirut Baru Jasa Raharja Muhammad Awaluddin dan Rekam Jejak Kariernya

Poin Penting Muhammad Awaluddin ditetapkan sebagai Direktur Utama Jasa Raharja melalui RUPSLB pada 31 Desember… Read More

5 hours ago

Harga BBM di Pertamina, Shell, BP, Vivo Kompak Turun per 1 Januari 2026, Ini Rinciannya

Poin Penting Harga BBM non-subsidi turun serentak di Pertamina, Shell, BP, dan Vivo mulai 1… Read More

6 hours ago