Moneter dan Fiskal

Rupiah Dibuka Menguat Seiring Prospek Pemangkasan Suku Bunga The Fed

Jakarta – Nilai tukar rupiah menguat pada awal perdagangan hari ini, Senin (11/8/2025). Rupiah dibuka pada level Rp16.248 per dolar Amerika Serikat (AS), atau menguat 0,27 persen dibandingkan penutupan pada Jumat kemarin di Rp16.292 per dolar AS.

Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS yang tengah tertekan oleh prospek pemangkasan suku bunga acuan the Fed (Fed Fund Rate/FFR).

Baca juga: BI Prediksi Rupiah Stabil di Rp16.000-Rp16.500 per Dolar AS pada 2026

Hal tersebut menyusul pernyataan dovish dari pejabat the Fed Michelle W. Bowman yang mendukung pemangkasan FFR sebanyak tiga kali hingga akhir tahun.

“Rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS yang masih dalam tekanan dari prospek pemangkasan suku bunga oleh the Fed menyusul pernyataan dovish the Fed Bowman yang mendukung tiga kali pemangkasan hingga akhir tahun,” kata Lukman, Senin, 11 Agustus 2025.

Baca juga: Bank Mandiri Ramal Rupiah di Level Rp16.500 per Dolar AS pada Akhir 2025

Sementara dari domestik, investor tengah menunggu data penjualan ritel Indonesia yang akan dirilis siang ini oleh Bank Indonesia (BI).

Lukman memproyeksikan rupiah akan berada di kisaran Rp16.200 hingga Rp16.300 per dolar AS hari ini.

“Rupiah akan berada di range Rp16.200 hingga Rp16.300 per dolar AS hari ini,” ujar Lukman. (*)

Editor: Galih Pratama

Irawati

Recent Posts

MA AS Batalkan Tarif Trump, Ini Reaksi Prabowo

Poin Penting MA AS membatalkan sebagian kebijakan tarif Trump, namun Indonesia memastikan perjanjian dagang bilateral… Read More

16 mins ago

Muamalat DIN Dorong Zakat Digital, Volume Ziswaf Melonjak

Poin Penting Transaksi ziswaf melalui Muamalat DIN naik 24,75% secara tahunan hingga akhir 2025, menunjukkan… Read More

30 mins ago

BEI Ungkap 8 Perusahaan Antre Masuk Bursa, Didominasi Aset Jumbo

Poin Penting BEI mencatat 8 perusahaan dalam pipeline IPO 2026, terdiri dari 5 perusahaan aset… Read More

54 mins ago

BI dan Kemenkeu Sepakat Debt Switching SBN Rp173,4 Triliun Tahun Ini

Poin Penting BI dan Kemenkeu sepakat lakukan debt switching SBN Rp173,4 triliun pada 2026, sesuai… Read More

1 hour ago

Askrindo Perluas Asuransi Pariwisata di Jateng, Gandeng 20 Biro Travel

Poin Penting Askrindo menandatangani MoU dengan 20 biro travel di Jateng untuk memperluas perlindungan asuransi… Read More

2 hours ago

Harga Emas Hari Ini 23 Februari 2026: Antam Naik Rp16.000, Galeri24-UBS Stabil

Poin Penting Harga emas Galeri24 dan UBS stabil pada 23 Februari 2026, masing-masing di Rp3.047.000… Read More

3 hours ago