Ilustrasi: Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. (Foto: Istimewa)
Poin Penting
Jakarta – Nilai tukar rupiah menguat pada awal perdagangan hari ini, Rabu (11/2/2026). Rupiah dibuka di level Rp16.775 per dolar Amerika Serikat (AS), atau menguat 0,21 persen dibandingkan penutupan kemarin di Rp16.811 per dolar AS.
Kepala Ekonom Bank Mandiri, Andry Asmoro, mengatakan penjualan ritel AS tercatat stagnan pada Desember 2025, meleset dari perkiraan kenaikan 0,4 persen. Sementara itu, kelompok kontrol yang menjadi masukan perhitungan produk domestik bruto (PDB) justru turun 0,1 persen.
Baca juga: Rupiah Dibuka Menguat ke Level 16.796 per Dolar AS
Selain itu, pasar uang saat ini memperkirakan peluang sekitar 25 persen bagi The Federal Reserve (The Fed) untuk melakukan tiga kali pemotongan suku bunga masing-masing sebesar seperempat poin pada 2026. Angka ini meningkat dibandingkan ekspektasi sebelumnya yang hanya dua kali pemangkasan.
“Ke depan, investor akan fokus pada laporan ketenagakerjaan acuan yang akan dirilis besok dan rilis CPI pada hari Jumat untuk mendapatkan wawasan lebih lanjut tentang lintasan ekonomi AS,” kata Andry, Rabu, 11 Februari 2026.
Baca juga: IHSG dan Kurs Rupiah Tumbang: Paradoks Pertumbuhan Ekonomi
Di sisi lain, investor juga mencermati perkembangan di Tiongkok menyusul laporan bahwa otoritas setempat mendorong perbankan mengurangi eksposur terhadap obligasi Treasury AS. Langkah tersebut dilakukan di tengah kekhawatiran atas risiko konsentrasi dan volatilitas pasar.
Andry memperkirakan rupiah akan bergerak dalam kisaran Rp16.775 hingga Rp16.840 per dolar AS sepanjang hari ini.
“Pandangan kami rupiah hari ini akan bergerak di sekitar Rp16.775 dan Rp16.840 per dolar AS,” imbuh Andry. (*)
Editor: Yulian Saputra
Jakarta - PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) mengantongi pendapatan Rp1 triliun di sepanjang 2025… Read More
Poin Penting BREN mencatat pendapatan USD605 juta pada 2025, naik 1,4 persen yoy, ditopang kinerja… Read More
Poin Penting Maybank Indonesia memperkuat pembiayaan SME dengan strategi Shariah First, menjadikan segmen syariah sebagai… Read More
Poin Penting OJK menegaskan kebijakan pemrosesan data lintas batas dalam perjanjian dagang RI–AS harus tetap… Read More
Poin Penting Puncak arus balik Lebaran 2026 diprediksi terjadi pada 24, 28, dan 29 Maret,… Read More
Poin Penting PLN siagakan SPKLU untuk mudik Lebaran 2026: Infrastruktur pengisian kendaraan listrik diperkuat, termasuk… Read More