Ilustrasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Nilai tukar rupiah pada hari ini (2/12) dibuka pada level Rp14.120/US$. Posisi tersebut menguat 0,05% jika dibandingkan perdagangan Selasa (1/12) sore di level Rp14.125/US$.
Direktur PT.TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi menjelaskan, investor telah mengambil arahan dari kesaksian dari Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell dan Menteri Keuangan Steve Mnuchin pada Senin (30/11) kepada Komite Perbankan Senat.
“Keduanya mengatakan ekonomi AS sedang menuju pemulihan tetapi akan membutuhkan bantuan. Powell melanjutkan kesaksiannya di depan Kongres di kemudian hari dan pada hari Rabu, dan Fed bertemu untuk pertemuan kebijakan terakhirnya tahun 2020 pada 15 dan 16 Desember,” jelas Ibrahim di Jakarta, Rabu 2 Desember 2020.
Meski begitu, kata dia, investor masih khawatir atas lonjakan kasus covid-19 yang mengalami peningkatan cukup signifikan, bahkan Presiden Jokowi ikut mengomentari lonjakan covid-19 yang terjadi akhir-akhir ini. Ibrahim menilai, lonjakan covid-19 ini dapat mendorong Pemerintah DKI Jakarta kembali melakukan mengetatkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
“Guna untuk menghindari terjadinya Pengetatan PSBB di DKI Jakarta maka pemerintah dan masyarakat bahu- membahu bekerjasama untuk mensosialisasikan pentingnya protokol kesehatan dengan cara mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak,” tambah Ibrahim.
Sebagai informasi saja, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, (2/12) kurs rupiah berada pada posisi Rp14.164/US$ terlihat menguat dari posisi Rp14.178/US$ pada perdagangan kemarin (1/12). (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More