Poin Penting
- Rupiah dibuka menguat tipis ke Rp17.836 per dolar AS pada perdagangan Jumat (29/5/2026)
- Sutopo Widodo memproyeksikan rupiah bergerak volatil di kisaran Rp17.800-Rp17.900 per dolar AS.
- Jika data ekonomi AS kuat, rupiah berpotensi melemah hingga mendekati Rp18.000 per dolar AS.
Jakarta – Nilai tukar rupiah menguat pada awal perdagangan hari ini Jumat (29/5/2026). Rupiah dibuka pada level Rp17.836 per dolar Amerika Serikat (AS), atau menguat tipis 0,05 persen dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di Rp17.846 per dolar AS.
Presiden Komisaris HFX International Berjangka, Sutopo Widodo memproyeksikan rupiah akan bergerak volatile dengan kecenderungan melemah terhadap dolar AS.
Baca juga: Pengamat: Rupiah Berpotensi Sentuh Rp18.000 per Dolar AS
“Rupiah diperkirakan masih akan bergerak volatile dengan kecenderungan melemah dalam rentang Rp17.800 hingga Rp17.900 per Dolar AS,” kata Sutopo, Jumat, 29 Mei 2026.
Sutopo menyebutkan, rupiah di level Rp17.900 per dolar AS saat ini menjadi batas psikologis yang sangat krusial, apabila data ekonomi AS yang akan dirilis malam ini lebih kuat dari ekspektasi pasar.
Baca juga: Dolar AS dan Kerentanan Ekonomi Nelayan Pesisir
Dengan kondisi tersebut, kata Sutopo, tidak menutup kemungkinan dolar AS juga akan mendapatkan momentum baru untuk mendorong nilai tukar rupiah ke area Rp17.950, bahkan hingga Rp18.000 dalam jangka pendek.
“Di tengah kondisi pasar yang sensitif ini, memprioritaskan manajemen risiko dan prinsip capital preservation adalah langkah paling bijak yang dapat diambil,” ungkap Sutopo. (*)
Editor: Galih Pratama


