Ilustrasi: Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. (Foto: Istimewa)
Poin Penting
Jakarta – Nilai tukar rupiah menguat pada awal perdagangan hari ini Jumat (19/12/2025). Rupiah dibuka pada level Rp16.714 per dolar Amerika Serikat (AS), atau menguat tipis 0,05 persen dibandingkan penutupan kemarin di Rp16.723 per dolar AS.
Analis Mata Uang Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan, rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS, setelah data inflasi menunjukkan redanya tekanan harga di AS yang meningkatkan prospek pemangkasan kembali suku bunga acuan Federal Reserve (the Fed).
“Rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS setelah data inflasi menunjukkan tekanan harga di AS yang mereda, menigkatkan prospek pemangkasan suku bunga The Fed,” kata Lukman, Jumat, 19 Desember 2025.
Baca juga: Jaga Stabilitas Rupiah, BI Tahan Suku Bunga Acuan di Level 4,75 Persen
Meski demikian, tambah Lukman, penguatan rupiah akan terbatas. Pasalnya, rupiah masih mengalami tekanan akibat prospek pemangkasan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) ke depan.
“Namun penguatan mungkin terbatas, mengingat rupiah juga masih tertekan oleh prospek pemangkasan suku bunga BI,” ujarnya.
Baca juga: Doit dan Rupiah: Jalan Tengah Menuju Redenominasi yang Realistis
Lukman memperkirakan rupiah akan bergerak di kisaran level Rp16.650 hingga Rp16.750 per dolar AS hari ini.
“Rupiah diperkirakan akan berada di range Rp16.650 hingga Rp16.750 per dolar AS hari ini,” pungkas Lukman. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi menyebabkan 12 orang luka tanpa korban jiwa. Dugaan sementara,… Read More
Poin Penting: BPS mengerahkan 116 ribu petugas untuk menjamin akurasi data dalam Sensus Ekonomi 2026.… Read More
Poin Penting Komisi II DPR mengapresiasi digitalisasi Bank Sumut yang membuat layanan perbankan lebih cepat,… Read More
Poin Penting IHSG sesi I ditutup melemah 1,25% ke level 7.094,52 dengan nilai transaksi Rp6,89… Read More
Poin Penting Gempa M 7,6 di Sulawesi Utara dipicu deformasi kerak bumi dengan mekanisme thrust… Read More
Poin Penting Penggunaan SPKLU PLN melonjak 4,14 kali lipat selama RAFI 2026, dengan 303.234 transaksi… Read More