Ilustrasi: Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Nilai tukar rupiah menguat pada awal perdagangan hari ini, Rabu (23/7/2025). Rupiah dibuka di level Rp16.271 per dolar Amerika Serikat (AS), atau menguta 0,30 persen dibandingkan penutupan kemarin di Rp16.320 per dolar AS.
Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan, rupiah diproyeksikan menguat terhadap dolar AS yang melemah oleh kekhawatiran ketidakpastian terkait tarif Trump jelang batas waktu pada 1 Agustus 2025 mendatang.
“Rupiah diperkirakan menguat terhadap dolar AS yang melemah oleh kekhawatiran ketidakpastian menjelang tarif deadline 1 Augstus,” kata Lukman, Rabu, 23 Juli 2025.
Baca juga: BI Sebut Kebijakan DHE Dukung Penguatan Nilai Tukar Rupiah, Ini Buktinya
Lukman pun memperkirakan pergerakan rupiah akan berada di level Rp16.250 hingga Rp16.400 per dolar AS hari ini.
“Rupiah akan berada di level Rp16.250 hingga Rp16.400 per dolar AS hari ini,” tambah Lukman.
Sementara, Kepala Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro menyebutkan, indeks dolar AS (DXY) berada di bawah 97,7 pada Selasa, melanjutkan penurunan dari level tertinggi empat minggu di 99 pada 17 Juli 2025.
“Karena pasar terus menilai perkembangan terbaru kebijakan perdagangan AS dan bagaimana hal itu dapat memengaruhi keputusan suku bunga The Fed,” jelas Andry.
Di sisi lain, pernyataan dari beberapa pejabat The Fed dan risalah FOMC terbaru menunjukkan bahwa banyak anggota memandang tarif sebagai inflasi, yang mendorong bank sentral untuk menunda kelanjutan penurunan suku bunga.
Melihat sederet sentimen tersebut, Andry memperkirakan rupiah akan berada di level Rp16.276 dan Rp16.358 per dolar AS hari ini,
“Rupiah terhadap dolar AS hari ini kemungkinan akan bergerak di kisaran Rp16.276 dan Rp16.358,” pungkasnya. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Industri asuransi jiwa telah menyalurkan klaim sekitar Rp2,6 miliar kepada korban bencana di… Read More
Poin Penting AAJI mencatat industri asuransi jiwa mencatat total investasi Rp590,54 triliun pada 2025, naik… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo Subianto menekankan ekonomi syariah harus dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat. Rosan… Read More
Poin Penting Klaim asuransi kesehatan naik 9,1 persen pada 2025, mencapai Rp26,74 triliun, mencerminkan meningkatnya… Read More
Poin Penting Rosan Roeslani menekankan ekonomi syariah mampu memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian… Read More
Poin Penting Wakil Presiden Ma’ruf Amin optimistis pangsa pasar ekonomi syariah Indonesia bisa melebihi 50… Read More