Ilustrasi: Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. (Foto: Erman Subekti)
Poin Penting
Jakarta – Nilai tukar rupiah menguat pada awal perdagangan hari ini Rabu (8/4/2026). Rupiah dibuka pada level Rp16.981 per dolar Amerika Serikat (AS), atau menguat 0,72 persen dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di Rp17.105 per dolar AS.
Kepala Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro mengatakan, Presiden AS Donald Trump memperingatkan akan adanya serangan yang menghancurkan jika tenggat waktu pukul 20.00 yang ditetapkan bagi Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz tidak dipenuhi.
Namun, sentimen pasar berubah pada akhir sesi setelah Perdana Menteri Pakistan mengusulkan perpanjangan tenggat selama dua minggu, yang memberikan jeda singkat untuk mediasi diplomatik.
Baca juga: Rupiah Babak Belur, Misbakhun Kritik Kebijakan BI yang Konvensional
“Meskipun ada kelonggaran sementara ini, kekhawatiran terhadap inflasi tetap tinggi,” kata Andry, Rabu, 8 April 2026.
Andry menyebutkan, rilis data inflasi Indeks Harga Konsumen (CPI) AS untuk Maret 2026 diperkirakan akan memberikan gambaran lebih lanjut mengenai tekanan harga yang berpotensi terkait dengan kondisi konflik saat ini.
Ekspektasi inflasi median untuk satu tahun ke depan yang diukur oleh The New York Fed naik menjadi 3,4 persen pada Maret 2026 dari 3 persen pada bulan sebelumnya, menjadi yang tertinggi sepanjang tahun ini.
Baca juga: Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah, Begini Respons BI
Sementara ekspektasi konsumen terhadap kenaikan harga bensin sebesar 9,4 persen dibandingkan 4,1 persen pada Februari 2026, melonjak ke level tertinggi sejak Maret 2022 seiring pecahnya perang di Timur Tengah yang mendorong kenaikan harga energi acuan.
“Ekspektasi inflasi juga meningkat untuk harga makanan (6 persen dibandingkan 5,3 persen) dan sewa (7,1 persen dibandingkan 5,9 persen),” jelasnya.
Berdasarkan sejumlah sentimen tersebut, Andry pun memperkirakan rupiah akan berada di kisaran level Rp17.025 dan Rp17.120 per dolar AS hari ini.
“Pandangan kami rupiah hari ini akan bergerak di sekitar Rp17.025 dan Rp17.120 per dolar AS,” pungkasnya. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Adira Finance membagikan dividen Rp772,37 miliar (Rp630/saham) atau sekitar 50 persen dari laba… Read More
Poin Penting Pemerintah menyiapkan injeksi likuiditas Rp100 triliun ke bank-bank Himbara untuk menjaga stabilitas sistem… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut usulan pengadaan motor listrik dan komputer untuk… Read More
Poin Penting Defisit APBN 2026 dipastikan tetap dijaga di bawah 3 persen meski harga minyak… Read More
Poin Penting Laba Amar Bank naik 16,1% menjadi Rp249,6 miliar, tertinggi sepanjang sejarah. Kredit tumbuh… Read More
Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank INDONESIA sedang berputar hebat. Dalam politik ekonomi perbankan… Read More