Ilustrasi: Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. (Foto: Istimewa)
Poin Penting
Jakarta – Nilai tukar rupiah menguat pada awal perdagangan hari ini, Jumat (31/10/2025). Rupiah dibuka pada level Rp16.620 per dolar Amerika Serikat (AS), atau menguat 0,09 persen dibandingkan penutupan kemarin di Rp16.636 per dolar AS.
Kepala Ekonom Bank Mandiri, Andry Asmoro mengtakan, sesuai perkiraan, The Fed memangkas suku bunga sebesar 25 bps dalam pertemuan di Oktober 2025 dan mengumumkan berakhirnya pengetatan kuantitatif.
“Namun, imbal hasil di seluruh kurva meningkat setelah keengganan Ketua The Fed, Jerome Powell untuk memberikan sinyal pemangkasan lebih lanjut membatasi pandangan bahwa The Fed akan terus memprioritaskan pelemahan pasar tenaga kerja daripada inflasi yang tinggi,” kata Andry, Jumat, 31 Oktober 2025.
Baca juga: Rupiah Diramal Bisa Tembus ke Level Rp16.800 per Dolar AS, Ini Pemicunya
Lebih lanjut, peluang tersirat pasar untuk pemangkasan suku bunga lainnya pada Desember turun tajam menjadi sekitar 68 persen dari sekitar 90 persen sebelum pertemuan FOMC Oktober ini.
“Investor sebagian besar mengantisipasi pemangkasan tambahan sebesar 25 bps pada bulan Desember, sejalan dengan proyeksi The Fed untuk bulan September,” tandasnya.
Selain itu, pertemuan antara Presiden Trump dan Xi Jinping diakhiri dengan penurunan tarif impor Tiongkok secara keseluruhan oleh AS sebesar 10 hingga 47 persen, sementara Beijing berjanji untuk membatasi ekspor fentanil dan meningkatkan pembelian kedelai AS. Hasil ini telah diantisipasi secara luas oleh pasar.
Baca juga: Purbaya Sebut Insentif Penarikan Dolar WNI dari Luar Negeri Masih Dikaji
Andry menyatakan, dolar AS menguat paling tinggi terhadap yen setelah Bank of Japan (BoJ) mempertahankan suku bunga acuan dan spekulasi berkembang bahwa bank sentral mungkin akan menahan diri dari langkah-langkah tambahan tahun ini.
“Pandangan kami rupiah hari ini akan bergerak di kisaran Rp16.595 dan Rp16.670 per dolar hari ini,” pungkas Andry. (*)
Editor: Galih Pratama
Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) melaporkan kinerja 57 perusahaan asuransi jiwa pada periode Januari–Desember 2025.… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah belum berencana menerbitkan Perppu untuk menaikkan… Read More
Poin Penting BGN menghentikan sementara 9 dapur Program Makan Bergizi Gratis di Gresik karena polemik… Read More
Poin Penting IHSG ditutup melemah 1,61 persen ke level 7.022,28 pada perdagangan Senin (16/3/2026). Sebanyak… Read More
Poin Penting Konflik Iran–AS–Israel memicu lonjakan harga minyak dunia hingga di atas USD100 per barel.… Read More
Oleh Paul Sutaryono KINI pemerintah sedang menggodok Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang demutualisasi bursa efek.… Read More