Ilustrasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dolar as pada hari ini (24/6) dibuka pada level 14.110/US$ dmana posisi tersebut menguat 52 poin atau 0,36 persen dibandingkan dari perdagangan kemarin (23/6) di level 14.162/US$.
Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra menjelaskan, potensi penguatan untuk rupiah terhadap dollar AS masih kuat karena pasar kembali merespon positif potensi pemulihan ekonomi di tengah pandemi Covid-19 secara global.
“Data indeks aktivitas manufaktur dan sektor jasa yang dirilis kemarin di kawasan Eropa, Australia dan AS menunjukkan pemulihan. Ini juga memberi bukti pembukaan ekonomi dibutuhkan untuk memulihkan perekonomian di tengah pandemi,” kata Ariston di Jakarta, Rabu 24 Juni 2020.
Selain itu, dari dalam negeri sendiri lelang sukuk kemarin (23/6) memperlihatkan minat investor yang masih tinggi terhadap pasar Indonesia. Penawaran dari investor yang masuk ke lelang penerbitan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau yang juga dikenal dengan Sukuk mencapai Rp38,84 triliun. Jumlah tersebut mencapai empat kali lipat dari nominal penerbitan yang dimenangkan pemerintah sebesar Rp9,5 triliun.
“Pemerintah berhasil menjual surat berharga melebihi target yang berarti minat cukup tinggi. Dan ini positif untuk rupiah. Hari ini ada potensi penguatan ke 14.050/US$ dengan potensi resisten 14.200/US$,” ucap Ariston. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More
Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More
Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More