Nilai Tukar Rupiah 2019 Diprediksi Kisaran Rp14.900
Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada hari ini (9/6) dibuka pada posisi Rp13.887/US$ atau tercatat melemah tipis 0,02 persen dibandingkan perdagangan kemarin (8/6) pada level Rp13.885 per dolar AS.
Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi menjelaskan, meski rupiah dibuka melemah namun penguatan rupiah masih berpotensi menguat pada hari ini yang didorong oleh penerapan New Normal di Indonesia dan negara lain.
“Ini waktu yang tepat untuk melakukan konsolidasi apalagi masa New Normal atau transisi sudah diberlakukan sehingga kepercayaan pasar kembali meningkat dan wajar kalau arus modal asing kembali masuk ke pasar dalam negeri,” kata Ibrahim kepada infobanknews di Jakarta, Selasa 9 Juni 2020.
Pada sisi global, data tenaga kerja AS dan tingkat pengangguran bulan Mei diluar dugaan mengalami peningkatan dan ini diluar ekspektasi para analis.
Data NFP AS per Mei menunjukkan pertambahan jumlah orang yang dipekerjakan diluar sektor pertanian dan pemerintah sebesar 2,5 juta orang, padahal sebelumnya para analis memperkirakan terjadi pengurangan sebesar 7,7 juta. Tingkat pengangguran turun menjadi 13,3 persen dari sebelumnya 14,7 persen.
“Dalam perdagangan hari ini rupiah kemungkinan akan menguat cukup tajam 100-200 point di range 13.695/US$ hingga 13.900/US$,” tukas Ibrahim.
Sebagai informasi saja, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, (9/6) kurs rupiah berada pada posisi 13.973US$ terlihat melemah dari posisi 13.956/US$ pada perdagangan Jumat kemarin (8/6). (*)
Editor: Rezkiana Np
Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group EKONOMI politik perbankan Indonesia sedang sakit.… Read More
Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More
Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More
Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More