Ilustrasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. (Foto: Istimewa)
Poin Penting
Jakarta – Nilai tukar rupiah melemah pada awal perdagangan hari ini, Rabu (25/3/2026). Rupiah dibuka di level Rp16.916 per dolar Amerika Serikat (AS), atau melemah 0,11 persen dibandingkan penutupan pekan lalu di Rp16.898 per dolar AS.
Analis Mata Uang Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan, rupiah diperkirakan masih melemah terhadap dolar AS, meskipun terdapat harapan de-eskalasi konflik di Timur Tengah. Harapan tersebut muncul setelah laporan bahwa AS telah mengajukan rencana kepada Iran yang berpotensi mengakhiri konflik.
“Rupiah diperkiran melemah terhadap dolar AS. Walau ada harapan de-eskalasi di Timur Tengah, merespons laporan bahwa AS telah memberikan Iran sebuah rencana yang dapat mengakhiri konflik tersebut,” ujar Lukman, Rabu 25 Maret 2026.
Baca juga: Skenario Pengakhiran Perang AS-Israel Versus Iran
Meski demikian, sentimen pasar dinilai belum sepenuhnya pulih. Investor masih bersikap hati-hati sambil mencermati perkembangan konflik.
Selain itu, harga minyak yang masih tinggi dan masih ditutupnya Selat Hormuz turut memengaruhi sentimen pasar global.
“Namun sentimen umum masih belum pulih, harga minyak masih tinggi dan Selat Hormuz masih ditutup, dan investor masih belum sepenuhnya yakin dan terus berhati-hati memantau perkembangannya,” imbuhnya.
Baca juga: Nasib Rupiah setelah Libur Lebaran di Tengah Perang dan Fiskal yang Bak di Tepi Jurang
Dengan kondisi tersebut, Lukman memperkirakan rupiah akan bergerak di kisaran Rp16.850 hingga Rp16.950 per dolar AS hari ini.
“Rupiah akan berada di range Rp16.850 hingga Rp16.950 per dolar AS hari ini,” pungkas Lukman. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Pada pembukaan 25 Maret 2026 pukul 09.00 WIB, IHSG turun 0,63 persen ke… Read More
Poin Penting IHSG secara historis cenderung menguat (technical rebound) setelah libur panjang, didorong kembalinya aliran… Read More
Poin Penting Harga emas Galeri24 dan UBS di Pegadaian turun pada Rabu (25/3), masing-masing menjadi… Read More
Jakarta - PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) mengantongi pendapatan Rp1 triliun di sepanjang 2025… Read More
Jakarta - PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) atau Paradise Indonesia mencatatkan kinerja positif dengan… Read More
Poin Penting BREN mencatat pendapatan USD605 juta pada 2025, naik 1,4 persen yoy, ditopang kinerja… Read More