Market Update

Rupiah Dibuka Melemah, Nyaris Sentuh Rp17.000 per Dolar AS

Poin Penting

  • Rupiah melemah 0,19 persen pada pembukaan perdagangan Selasa (20/1/2026) ke level Rp16.986 per dolar AS, mendekati Rp17.000.
  • Tekanan dolar AS akibat aksi jual obligasi AS memberi peluang rupiah menguat, meski masih terbatas.
  • Investor bersikap wait and see menunggu hasil RDG BI, dengan rupiah diproyeksikan bergerak di kisaran Rp16.900–Rp17.000 per dolar AS.

Jakarta – Nilai tukar rupiah melemah pada awal perdagangan hari ini, Selasa (20/1/2026). Rupiah dibuka pada level Rp16.986 per dolar Amerika Serikat (AS), atau melemah 0,19 persen dibandingkan penutupan kemarin di Rp16.955 per dolar AS.

Analis Mata Uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan, rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS yang mengalami tekanan akibat aksi jual obligasi AS oleh investor.

“Rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS yang kembali tertekan oleh aksi jual obligasi AS oleh investor,” kata Lukman, Selasa, 20 Januari 2026.

Baca juga: Rupiah Anjlok Nyaris Rp17.000, Menkeu Purbaya Bantah Dampak Isu Thomas ke BI
Baca juga: Rupiah Hampir Menyentuh Rp17.000 per Dolar AS, Begini Respons BI

Meski demikian, Lukman menyebut penguatan rupiah tersebut masih akan terbatas. Pasalnya, para investor masih menunggu keputusan Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) besok.

“Namun, penguatan diperkirakan terbatas mengingat investor masih wait and see menantikan RDG BI besok,” pungkas Lukman.

Lukman memproyeksikan rupiah akan bergerak di kisaran level Rp16.900 hingga Rp17.000 per dolar AS.

“Rupiah akan berada di range Rp16.900 hingga Rp17.000 per dolar AS,” tandasnya. (*)

Editor: Galih Pratama

Irawati

Recent Posts

Lewat Industropolis Festival, KEK Batang Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Lokal

Poin Penting Industropolis Festival 2026 digelar sebagai upaya KEK Industropolis Batang memperkuat posisi kawasan industri… Read More

16 mins ago

BEI Kembali Bernegosiasi dengan MSCI pada Rabu (11/2), Ini Poin yang Bahas!

Poin Penting BEI bersama SRO dan OJK akan kembali bertemu MSCI pada 11 Februari 2026… Read More

2 hours ago

Survei BI: Indeks Keyakinan Konsumen Januari 2026 Naik Jadi 127,0

Poin Penting IKK Januari 2026 naik ke 127,0 (dari 123,5), mencerminkan keyakinan konsumen yang tetap… Read More

2 hours ago

Bank KBMI 4 Main Universal Banking, Tetap Dominan tapi Makin Homogen

Poin Penting Total aset empat bank besar (Mandiri, BRI, BCA, BNI) mencapai Rp6.696,52 triliun atau… Read More

2 hours ago

BRImo Cetak 5,6 Miliar Transaksi di 2025, Nilainya Tembus Rp7.057 Triliun

Poin Penting Sepanjang 2025, BRImo melayani 5,60 miliar transaksi dengan nilai mencapai Rp7.057 triliun, tumbuh… Read More

2 hours ago

Gaduh Penghapusan PBI JK, Purbaya: Bikin Rugi dan Image Pemerintah Jelek

Poin Penting Lonjakan penonaktifan 11 juta peserta PBI JK pada Februari 2026 atau hampir 10… Read More

2 hours ago