Ilustrasi: Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. (Foto: Istimewa)
Poin Penting
Jakarta – Nilai tukar rupiah melemah pada awal perdagangan hari ini, Jumat (6/3/2026). Rupiah dibuka di level Rp16.923 per dolar Amerika Serikat (AS), atau melemah 0,11 persen dibandingkan penutupan kemarin di Rp16.904 per dolar AS.
Analis Mata Uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, menyebut pelemahan rupiah dipicu meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Iran mengancam serangan balasan terhadap AS setelah kapal perang Iran ditenggelamkan militer AS.
Baca juga: Konflik Timur Tengah Memanas, BI Perkuat Intervensi Stabilkan Rupiah
“Rupiah diperkirakan kembali melemah terhadap dolar AS yang menguat oleh memanasnya situasi di Timur Tengah dengan ancaman Iran akan balasan terhadap kapal perang yang ditenggelamkan AS,” kata Lukman, Jumat, 6 Maret 2026.
Penguatan dolar AS juga didorong rilis data ketenagakerjaan AS yang lebih kuat dari perkiraan. Selain itu, kenaikan harga minyak turut menekan nilai tukar rupiah.
Baca juga: Tekanan Global dan Volatilitas Rupiah, BWS Perkuat Strategi Bisnis di 2026
Dengan kondisi tersebut, Lukman memperkirakan rupiah akan bergerak di kisaran Rp16.850 hingga Rp17.000 per dolar AS hari ini.
“Rupiah akan berada di range Rp16.850 hingga Rp17.000 per dolar AS hari ini,” pungkas Lukman. (*)
Editor: Yulian Saputra
Oleh Eko B. Supriyanto, Pemimpin Redaksi Infobank Media Group DUNIA pasar modal Indonesia berguncang. Bahkan,… Read More
Poin Penting BFI Finance membukukan pembiayaan baru Rp21,9 triliun, naik 9,3 persen yoy, dengan piutang… Read More
Poin Penting Perempuan menghadapi risiko tinggi penyakit kritis, terutama kanker payudara, yang sering terdeteksi pada… Read More
Poin Penting Harga emas Galeri24 naik tipis ke Rp3.080.000 per gram, sementara UBS juga naik… Read More
Poin Penting IHSG dibuka terkoreksi ke level 7.649, turun 0,79 persen dari penutupan sebelumnya. Pelemahan… Read More
Poin Penting DJP akan meluncurkan aplikasi untuk Android dan iOS dalam dua minggu ke depan.… Read More