Ilustrasi: Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Nilai tukar rupiah melemah pada awal perdagangan hari ini Selasa (12/8/2025). Rupiah dibuka pada level Rp16.285 per dolar Amerika Serikat (AS), atau melemah tipis 0,03 persen dibandingkan penutupan kemarin di Rp16.280 per dolar AS.
Kepala Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro mengatakan, pasar memperkirakan kemungkinan penurunan suku bunga hampir 90 persen pada pertemuan The Fed di September 2025.
Kemudian, Presiden Donald Trump memperpanjang penangguhan tarif selama 90 hari untuk barang-barang Tiongkok. Perintah eksekutif yang ditandatangani pada Senin mendorong kenaikan tarif hingga pertengahan November, mempertahankan tarif AS untuk barang-barang Tiongkok sebesar 30 persen dan bea masuk Tiongkok untuk barang-barang AS sebesar 10 persen.
Baca juga: BI Sebut Kebijakan DHE Dukung Penguatan Nilai Tukar Rupiah, Ini Buktinya
“Tanpa perpanjangan tersebut, tarif akan melonjak masing-masing menjadi 145 persen dan 125 persen, yang berisiko menimbulkan embargo perdagangan. Penundaan ini memungkinkan penurunan tarif untuk impor musiman, seperti barang elektronik, pakaian jadi, dan mainan,” jelas Andry, Selasa, 12 Agustus 2025.
Selain itu, perkembangan geopolitik juga akan menjadi sorotan karena Presiden Trump dan Putin diperkirakan akan segera bertemu untuk menemukan solusi atas konflik di Ukraina.
Baca juga: OJK Pastikan ETF Emas Terbit di Kuartal IV 2025, Ini Isi Aturannya
Melihat sederet sentimen tersebut, Andry memperkirakan rupiah akan bergerak di kisaran Rp16.230 dan Rp16.298 per dolar AS hari ini.
“Rupiah terhadap dolar AS hari ini kemungkinan akan bergerak di kisaran Rp16.230 dan Rp16.298,” ujar Andry. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting PT Kereta Api Indonesia Daop 6 Yogyakarta memastikan diskon 30% tiket KA Lebaran… Read More
Poin Penting Menkop menargetkan percepatan pembangunan 30.336 Kopdes Merah Putih untuk memperkuat ekonomi desa dan… Read More
Poin Penting Bank Jambi menjamin mengganti penuh dana nasabah yang hilang jika audit membuktikan ada… Read More
Poin Penting JPMorgan Chase menutup rekening Donald Trump dan bisnisnya pada Februari 2021, sekitar sebulan… Read More
Poin Penting Dalam FGD yang digelar Nusantara Impact Center, Wijayanto Samirin menegaskan risiko bisnis tidak… Read More
Poin Penting INFOBANK15 menguat 0,80 persen ke 1.025,73, meski Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah… Read More