Poin Penting
- Rupiah dibuka melemah 0,07 persen ke Rp17.738 per dolar AS pada perdagangan Rabu (17/6)
- Pasar menanti keputusan The Fed yang diperkirakan mempertahankan suku bunga acuannya.
- Bank Mandiri memproyeksikan rupiah bergerak di kisaran Rp17.590-Rp17.734 per dolar AS hari ini.
Jakarta – Nilai tukar rupiah melemah pada awal perdagangan hari ini Rabu (17/6/2026). Rupiah dibuka pada level Rp17.738 per dolar Amerika Serikat (AS), atau melemah 0,07 persen dibandingkan penutupan perdagangan pada kemarin di Rp17.725 per dolar AS.
Kepala Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro mengatakan, Federal Reserve (The Fed) diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuannya pada rapat FOMC tanggal 17 Juni 2026, yang merupakan pertemuan pertama di bawah kepemimpinan Ketua The Fed yang baru, Kevin Warsh.
“Meskipun Warsh umumnya dipandang memiliki kecenderungan dovish, mayoritas anggota FOMC dinilai semakin hawkish seiring berlanjutnya risiko inflasi yang persisten,” kata Andry, Rabu 17 Juni 2026.
Baca juga: Jaga Nilai Rupiah, Dasco Ajak Masyarakat Tukarkan Dolar AS
Selain itu, kesepakatan damai sementara antara Amerika Serikat (AS) dan Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz berpotensi membantu meredakan tekanan pada harga energi, meskipun dampaknya diperkirakan akan berlangsung secara bertahap dan tidak langsung terasa dalam waktu dekat.
Adapun harga minyak mentah Brent terus mengalami penurunan dan kini telah berada di bawah level USD80 per barel, dengan kontrak Brent Agustus 2026 diperdagangkan pada USD79,46 per barel.
“Penurunan ini mencerminkan meredanya kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan pasokan minyak global setelah tercapainya kesepakatan damai sementara antara AS dan Iran, yang membuka jalan bagi kembali beroperasinya Selat Hormuz,” jelasnya.
Baca juga: Skenario Terburuk Rupiah Rp20.000 per Dolar AS, Ekonom Ingatkan Risiko Kontraksi Ekonomi
Dengan sejumlah sentimen tersebut, Andry memperkirakan rupiah akan bergerak di kisaran Rp17.590 hingga 17.734 per dolar AS hari ini.
“Pandangan kami rupiah hari ini akan bergerak di sekitar Rp17.590 dan Rp17.734 per dolar AS,” ujarnya. (*)
Editor: Galih Pratama


