Ilustrasi: Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. (Foto: Erman Subekti)
Poin Penting
Jakarta – Nilai tukar rupiah melemah pada awal perdagangan hari ini, Jumat (7/11/2025). Rupiah dibuka pada level Rp16.711 per dolar Amerika Serikat (AS), atau melemah 0,06 persen dibandingkan penutupan kemarin di Rp16.701 per dolar AS.
Pengamat Ekonomi, Mata Uang & Komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan, meningkatnya spekulasi bahwa The Fed tidak akan memangkas suku bunga di Desember2025, terutama setelah Ketua Jerome Powell memperingatkan bahwa pemangkasan suku bunga pada Desember bukanlah sesuatu yang pasti.
Ibrahim menyebutkan, data ekonomi swasta yang kuat juga menopang dolar, karena data ketenagakerjaan non-pertanian ADP menunjukkan angka yang lebih tinggi dari perkiraan untuk Oktober 2025, menandakan bahwa pasar tenaga kerja AS tetap kuat.
“Data indeks manajer pembelian juga menunjukkan aktivitas bisnis AS tetap kuat,” kata Ibrahim, Jumat, 7 November 2025.
Baca juga: Genius Act: Senjata Baru AS Menjaga Dominasi Dolar
Sementara, pelaku pasar lebih fokus pada data ekonomi swasta untuk mendapatkan petunjuk mengenai ekonomi AS, karena penutupan pemerintah memasuki hari ke-36 dan menunda rilis beberapa data resmi utama.
“Data ekonomi yang kuat pada Rabu membuat para pedagang semakin menurunkan ekspektasi untuk pemangkasan suku bunga pada Desember,” ujarnya.
Pelaku pasar diperkirakan memperkirakan peluang pemangkasan sebesar 25 basis poin padaDesember 2025 sebesar 59,3 persen, turun dari 70,3 persen sehari sebelumnya, menurut CME Fedwatch.
Selain itu, Departemen Perhubungan AS berencana untuk mulai memangkas penerbangan hingga 10 persen mulai Jumat di 40 bandara dengan volume tinggi di tengah kekhawatiran keselamatan akibat kurangnya pengontrol lalu lintas udara.
“Rencana pemangkasan ini muncul ketika penutupan pemerintah AS memasuki hari ke-36 berturut-turut, mengganggu layanan pemerintah di sebagian besar wilayah negara,” imbuh Ibrahim.
Baca juga: Cerita Prabowo Hadapi Korupsi dan Bongkar Tambang Ilegal Bernilai Miliaran Dolar
Dari domestik, pemerintah berencana untuk mengusulkan rencana pembentukan Rancangan Undang-undabg tentang Perubahan Harga Rupiah atau Redenominasi Rupiah.
Rencana pembahasan RUU Redenominasi Rupiah itu masuk dalam 4 kerangka regulasi yang tercantum di Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No.70/2025 tentang Rencana Strategis Kementerian Keuangan 2025-2029.
“Kemenkeu menargetkan, jika tidak ada aral melintang, pembahasan RUU Redenominasi Rupiah akan rampung pada tahun 2026,” tandasnya.
Ibrahim pun memperkirakan rupiah akan bergerak di kisaran level Rp16.700 hingga Rp16.750 per dolar AS hari ini.
“Mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp16.700 hingga Rp16.750 per dolar AS hari ini,” pungkasnya. (*)
Editor: Galih Pratama
Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa… Read More
Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More
Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More
Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More
Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More