News Update

Rupiah Dibuka Melemah di Level Rp14.310/US$

Jakarta – Pada hari ini (20/5) nilai tukar rupiah terhadap dolar as dibuka pada level Rp14.310/US$, posisi tersebut melemah 0,14% bila dibandingkan perdagangan Rabu (19/5) di level Rp14.290/US$.

Pengamat pasar keuangan Ariston Tjendra menjelaskan, pergerakan rupiah bisa melemah pada hari ini terhadap dolar AS karena antisipasi pasar terhadap isi notulen rapat Bank Sentral AS yang dirilis dini hari tadi.

“Notulen menyebutkan pernyataan beberapa anggota dewan gubernur yang membuka peluang diskusi pengetatan moneter di AS karena ekonomi mulai pulih,” kata Ariston di Jakarta, Kamis 20 Mei 2021.

Ariston menjelaskan, Yield obligasi AS tenor 10 tahun terlihat menguat ke kisaran 1,69% setelah notulen dirilis. Padahal sehari sebelumnya yield berada di kisaran 1,63%. Kenaikan yield ini bisa memicu penguatan dolar AS terhadap nilai tukar lainnya.

Di sisi lain, Badan Pusat Statistik (BPS) akan merilis data neraca perdagangan Indonesia untuk bulan April 2021 hari ini. Analis masih memperkirakan terjadinya surplus sebesar US$1 miliar.

“Surplus mungkin bisa mendukung penguatan nilai tukar rupiah.  Potensi pelemahan rupiah ke arah Rp14.330/US$ dengan potensi support di Rp14.270/US$,” pungkas Ariston. (*)

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

Teknologi Terpadu Tekan Risiko Gangguan Operasional IT

Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More

3 hours ago

Asuransi Kesehatan Kian Menguat, OJK Catat 21 Juta Polis

Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More

4 hours ago

OJK Soroti Indikasi Proyek Fiktif di Fintech Lending, Minta Penguatan Tata Kelola

Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More

4 hours ago

Risiko Banjir Meningkat, MPMInsurance Perkuat Proteksi Aset

Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More

4 hours ago

OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More

4 hours ago

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

5 hours ago