Ilustrasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dolar as pada hari ini (15/7) dibuka pada level Rp14.453/US$ posisi tersebut melemah 0,02 persen dibandingkan perdagangan kemarin (14/7) sore di level Rp14.450/US$.
Meski begitu, Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra memandang rupiah akan bergerak menguat pada hari ini. Menurutnya pergerakan aset berisiko termasuk rupiah di pasar Asia akan positif hari ini merespon kabar baik dari kemajuan penelitian vaksin virus covid-19.
“Pergerakan positif ini juga mengikuti pergerakan positif di pasar AS semalam. Selain itu pusahaan Bioteknologi AS, Moderna melaporkan hasil pengujian vaksin yang sukses memproduksi antibodi di tubuh manusia subyek penelitian,” kata Ariston di Jakarta, Rabu 15 Juli 2020.
Ariston menilai, vaksin merupakan solusi untuk menghentikan penyebaran virus covid-19. Selain itu pasar juga akan memperhatikan data neraca perdagangan Indonesia bulan Juni yang diperkirakan surplus. Hasil yang surplus bisa mendukung penguatan nilai tukar rupiah.
“Hari ini rupiah berpotensi menguat ke arah Rp14.350/US$ dengan potensi resisten di Rp14.500/US$,” tukas Ariston.
Sebagai informasi saja, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, (15/7) kurs rupiah berada pada posisi Rp14.616/US$ terlihat melemah dari posisi Rp14.512/US$ pada perdagangan kemarin (14/7). (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Bank Aladin Syariah bersama Alfamart menyalurkan 60.000 paket makanan di 34 kota dan… Read More
Poin Penting Grab menyebut separuh mitra ojolnya merupakan mantan korban PHK, menunjukkan peran platform sebagai… Read More
Poin Penting OJK menilai penurunan kinerja bank Himbara bersifat siklikal akibat faktor global dan pelemahan… Read More
Poin Penting Tugu Insurance menjalankan program Tugu Green Journey dengan mendaur ulang 1,7 ton limbah… Read More
Poin Penting Tokio Marine Life dan BAZNAS renovasi 5 rumah di Setiabudi, Jakarta, dengan Rp55… Read More
Poin Penting Kemnaker masih menyelidiki dugaan PHK sekitar 400 pekerja PT Karunia Alam Segar, produsen… Read More