Rupiah Diakhir 2017, Diprediksi Masih Bergerak Terbatas

Rupiah Diakhir 2017, Diprediksi Masih Bergerak Terbatas

Neraca Dagang RI Surplus, Rupiah Malah Ditutup Melemah Rp14.587/US$
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on email
Share on linkedin

Jakarta – Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di hari terakhir perdagangan 2017 (29/12) ini diperkirakan masih akan bergerak terbatas atau mendatar (sideways). Hal ini menyusul laju rupiah yang juga bergerak terbatas pada perdagangan Kamis kemarin (28/12).

Demikian pernyataan tersebut seperti disampaikan oleh Analis PT Samuel Sekuritas Indonesia, Ahmad Mikail dalam risetnya, di Jakarta, Jumat, 29 Desember 2017. Menurutnya sejak Rabu hingga Kamis pekan ini, kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat tak banyak bergerak pada perdagangan di hari itu.

Pada perdagangan Kamis, di pasar spot, rupiah menguat 0,02 persen ke Rp13.557 per dolar AS. Kurs tengah rupiah Bank Indonesia juga menguat tipis 0,01 persen menjadi Rp13.560 per dolar AS. Hal ini disebabkan lantaran masih minimnya sentimen positif yang mendorong laju rupiah terhadap dolar AS.

“Tidak banyaknya sentimen dari luar negeri serta kemungkinan menguatnya pertumbuhan ekonomi Indonesia di triwulan keempat, telah menjaga pergerakan rupiah terhadap dolar,” ujarnya.

Pagi ini, pukul 08.00 WIB, nilai tukar rupiah di pasar spot dibuka menguat 4 poin atau 0,03 persen ke level Rp13.553 per dolar AS. Pihaknya memperkirakan, rupiah pada perdagangan di akhir 2017 ini diperkirakan bergerak mendatar pada rentang Rp13,540 sampai dengan Rp13,560 per dolar AS. (*)

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita Pilihan

Segera Daftarkan Diri Anda Menjadi Kontributor di

Silahkan isi Form di bawah ini

[ultimatemember form_id=”1287″]