Categories: Analisis

Rupiah bisa recovery dalam waktu dekat

Potensi rupiah untuk kembali menguat cukup besar, karena nilai tukar rupiah terhadap dolar sudah dianggap di posisi atas. Dwitya Putra

Jakarta – Analis pasar uang PT BRI Syariah, Rahmat wibisono meyakini pelemahan mata uang rupiah tidak akan lama. Pasalnya, saat ini fundamental ekonomi Indonesia dinilai kuat dan tidak ada masalah.

“Saya pikir tidak akan lama lah, mudah-mudahan kita bisa recovery kembali,” kata Rahmat di Bursa Efek Indonesia Jakarta, Rabu, 9 September 2015.

Ia mengungkapkan satu-satunya yang menyebabkan rupiah terdepresiasi adalah pergerakan mata uang dolar AS, dan juga reaksi mata uang dunia terhadap kebijakan cina. Rahmat pun tak manampik tren pergerakan rupiah saat ini masih dalam fase penurunan. Namun sampai kapan penurunan ini akan berakhir? ia mengatakan tidak ada yang tahu kondisi krisis seperti ini, karena kondisi ini tidak terjadi hanya di Indonesia saja.

“Mari kita lihat seberapa cepat respon perbaikan-perbaikan yang banyak dilakukan banyak negara, bukan hanya Indonesia, dan itu akan menolong mata uang regional kita,” jelasnya.

Namun Ia sendiri optimis nilai tukar rupiah bisa kembai menguat, hingga akhir tahun ini ke Rp13.000. Karena kalau liat trendnya, posisi rupiah sudah ada di atas. Sehingga potensi untuk kembali menguat cukup besar.”Kita lihatlah, bisa seperti itu. Karena trennya memungkinkan,” ucapnya. (*)

Apriyani

Recent Posts

Konsumsi Diproyeksi Pulih 2026, Bank Mandiri Ungkap Faktor Pendorongnya

Poin Penting Bank Mandiri memprediksi konsumsi masyarakat mulai pulih pada 2026, didorong stimulus pemerintah serta… Read More

32 mins ago

OJK Ungkap Perkembangan Spin Off UUS Perusahaan Multifinance

Poin Penting OJK memantau hasil audit laporan keuangan 2025 UUS multifinance yang telah memenuhi kriteria… Read More

54 mins ago

Cek Rekening! BRI Cairkan Dividen Interim Rp20,6 Triliun Hari Ini

Poin Penting BRI membagikan dividen interim Rp20,6 triliun atau setara Rp137 per saham untuk Tahun… Read More

1 hour ago

Kasus “Sritex” Yuddy Renaldi dan Direksi BPD, Ketika Prosedur Dikriminalisasi, Bankir “Diberangus”

Oleh Tim Infobank KASUS yang menjerat Yuddy Renaldi, Direktur Utama (Dirut) Bank BJB di Pengadilan… Read More

2 hours ago

OJK Terbitkan Aturan Penilaian Tingkat Kesehatan Sektor PPDP, Ini Poin-poinnya

Poin Penting OJK terbitkan POJK 33/2025 untuk menyempurnakan kerangka penilaian tingkat kesehatan sektor perasuransian, penjaminan,… Read More

3 hours ago

IASC Selamatkan Dana Korban Scam Rp402,5 Miliar hingga Akhir 2025

Poin Penting IASC menerima 411.055 laporan scam dengan total kerugian Rp9 triliun dan berhasil menyelamatkan… Read More

3 hours ago