Sentimen Perang Dagang AS Buat Rupiah Anjlok Rp14.700
Jakarta – Pergerkan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada hari ini (24/1) diprediksi akan kembali menguat seiring meredanya kekhawatiran pasar mengenai virus corona.
Kepala Riset PT Monex Investindo Futures Ariston Tjendra kepada infobanknews menjelaskan, Rupiah masih berpotensi menguat hari ini juga karena mengikuti penguatan mata uang Asia tenggara lainnya pagi ini terhadap dollar AS.
“Meredanya kekhawatiran terhadap dampak corona virus masih menjadi pendorong penguatan. Tapi pasar masih mewaspadai wabah ini kalau-kalau wabah ini meluas,” kata Ariston di Jakarta, Jumat 24 Januari 2020.
Selain itu, tingkat imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun yang masih di level rendah juga membantu penguatan Rupiah terhadap dollar AS. Saat ini yield berada di kisaran 1,74% setelah kemarin berhasil menyentuh kisaran 1.71%, level terendah sejak 5 Des 2019.
“USD terhadap IDR berpotensi bergerak di kisaran 13.600/US$ hingga 13.670/US$ hari ini,” tukas Ariston.
Sebagai informasi, pada perdagangan pagi hari ini (24/1) Kurs Rupiah berada di level Rp13.636/US$ posisi tersebut menguat bila dibandingkan pada penutupan perdagangan kemarin (23/1) yang masih berada di level Rp13.639/US$.
Sedangkan berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, (24/1) kurs rupiah berada pada posisi Rp13.632/ US$ terlihat melemah dari posisi Rp13.626/US$ pada perdagangan kemarin (23/1). (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Pemkab Serang resmi memindahkan RKUD ke Bank Banten, ditandai penandatanganan PKS pada 9… Read More
Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan KUR Rp2,72 triliun hingga Maret 2026, didominasi KUR kecil (75%)… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More
Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More
Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More