Categories: Moneter dan Fiskal

Rupiah Anjlok Pasca-Teror Sarinah

Jakarta–Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat pada pasar spot siang ini melorot pasca-aksi teror ledakan dan penembakan di sekitar Sarinah,  Thamrin-Jakarta.

Dikutip dari data Bloomberg siang ini, nilai tukar Rupiah sempat menyentuh Rp13.981 per Dolar AS pada pukul 11.15 WIB tadi. Angka itu melemah 124 poin dibanding pada pembukaan perdagangan hari ini Rp13.857.

Seperti diketahui, pada pukul 10.40 tadi terjadi enam ledakan di Jakarta, hari ini. Selain ledakan bom, peristiwa berdarah ini juga disertai dengan tembakan.

Baku tembak pun tak terhindarkan, sebanyak tiga pelaku terlibat aksi baku tembak. Kejadian ini berada tepat di depan Gedung Sarinah, Jakarta Pusat. Beberapa pelaku diduga telah berhasil dilumpuhkan oleh petugas di Gedung Sarinah, Jakarta Pusat. (*) Ria Martati

Paulus Yoga

Recent Posts

Pemerintah Berlakukan WFH usai Lebaran, Ini Skema dan Alasannya

Poin Penting Pemerintah menerapkan WFH sehari dalam sepekan bagi ASN dan mengimbau sektor swasta untuk… Read More

4 hours ago

Menkeu Purbaya Setop Pengajuan Anggaran Baru demi Jaga APBN

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa membatasi seluruh pengajuan anggaran baru demi menjaga kesehatan APBN.… Read More

4 hours ago

DPR Sambut Putusan MK, Pensiun Seumur Hidup Pejabat Dihapus

Poin Penting Baleg DPR menilai penghapusan pensiun seumur hidup sebagai langkah adil dan transparan. Kebijakan… Read More

9 hours ago

Menkeu Purbaya: Libur MBG selama Idul Fitri Hemat Triliunan Rupiah

Poin Penting Libur Program MBG selama Idul Fitri memberi efisiensi anggaran negara. Distribusi terakhir MBG… Read More

11 hours ago

Bos Kadin Ungkap Kesiapan RI Hadapi Investigasi USTR

Poin Penting Pemerintah dan dunia usaha menyiapkan langkah antisipasi terkait isu dumping dan tenaga kerja… Read More

12 hours ago

Program MBG Dievaluasi, BGN Beri Sanksi 1.251 SPPG

Poin Penting BGN menindak pelanggaran SOP program MBG, mayoritas berupa penghentian sementara operasional. Mulai dari… Read More

14 hours ago