Categories: News Update

Rumah Tapak dan DP 0% Jadi Favorit Pemburu Properti

Jakarta – Minat masyarakat untuk membeli properti masih tinggi, baik untuk investasi maupun sebagai dihuni sendiri. Berdasarkan jenisnya, rumah tapak menjadi properti yang paling banyak dicari oleh pengunjung situs penyedia jasa jual beli rumah, Lamudi.co.id.

Yoga Priyautama, Commercial Director Lamudi.co.id mengatakan, berdasarkan data yang dikumpulkan oleh platformnya selama 2020 sebanyak 92,01 persen pengunjung Lamudi.co.id mencari properti rumah. Sementara di 2021 pengunjung yang mencari rumah mencapai 83,70 persen.

Sedangkan jumlah pengunjung yang mencari apartemen di 2020 sebanyak 5,59 persen dan 6,93 persen di 2021. Untuk komersial 2,39 persen di 2020 dan 9,37 persen di 2021.

“Jika berdasarkan lokasi, dari Juni 2020 sampai 2021 kita melihat Bogor, Jakarta Selatan, Bekasi masih menjadi top three lokasi yang dicari calon pembeli,” ungkap Yoga, dalam Media & Public discussion InfobankTalkNews dengan tema “Tren Properti Incaran Milenial, Cara Mudah Punya Rumah” Rabu, 29 September 2021.

Yoga juga mengungkapkan 73,8 persen masyarakat lebih memilih membeli rumah secara kredit. Hanya 26,2 persen yang membeli secara tunai. Selain itu, pilihan pembayaran KPR dengan down payment (DP) 10-15 persen menjadi yang paling banyak dipilih pengunjung situsnya.

Meski demikian, Yoga melihat saat ini mulai banyak masyarakat yang memanfaatkan DP 0 persen. “Selain itu perpanjangan stimulus pajak juga sangat membantu. Kita melihat adanya kenaikan dari sisi transaksi properti setelah adanya stimulus tersebut,” ungkap Yoga.

Seperti diketahui Pemerintah memperpanjang Fasilitas Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) atas properti hingga Desember 2021 melalui Peraturan Menteri Keuangan nomor 103/PMK.010/2021. (*) Dicky F

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Komisi III DPR Dorong Class Action usai Kekerasan Debt Collector Berulang

Poin Penting Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan gugatan class action menyusul kembali terjadinya… Read More

22 mins ago

Laba BNI Tumbuh 3,45 Persen Jadi Rp1,68 Triliun di Januari 2026

Poin Penting BNI membukukan laba bersih Rp1,68 triliun pada Januari 2026, naik 3,45 persen yoy… Read More

1 hour ago

IHSG Perkasa di 8.322, CARS dan TKIM jadi Top Gainers

Poin Penting IHSG ditutup naik ke level 8.322,22 pada 25 Februari 2026, dengan 336 saham… Read More

2 hours ago

5 Strategi Penting Perusahaan Asuransi Syariah Pasca Spin Off

Poin penting PT Asuransi Tri Pakarta memisahkan Unit Usaha Syariah menjadi PT Asuransi Tri Pakarta… Read More

2 hours ago

Kemenkeu Klaim Kesepakatan Pajak Digital dengan AS Tak Ganggu PPN PSME

Poin Penting Kemenkeu memastikan kesepakatan dagang dengan AS tidak mengganggu pemungutan PPN PMSE Indonesia tidak… Read More

2 hours ago

Mendes Minta Setop Izin Baru Alfamart-Indomaret di Desa, Ini Alasannya

Poin Penting Mendes mengusulkan penghentian izin baru minimarket di desa untuk melindungi usaha rakyat dan… Read More

3 hours ago