Nasional

Rugikan Negara hingga Rp300 M, Erick Bongkar Penyelewengan 4 Dapen BUMN

Jakarta – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir kembali melakukan ‘bersih-bersih’ di tubuh BUMN. Kali ini, ia menyerahkan hasil audit dana pensiun (dapen) pelat merah bermasalah kepada Kejaksaan Agung (Kejagung).

Erick mengatakan, pihaknya telah menugaskan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk melakukan audit internal dengan tujuan tertentu kepada sejumlah dapen BUMN. 

Baca juga: Cakupan Dapen Rendah, Ini yang Bakal Dilakukan IFG

Dari hasil audit tersebut, terdapat 4 dapen yang diduga merugikan negara Rp300 miliar karena penyimpangan investasi. Diketahui keempat dapen tersebut antara lain Inhutani, PTPN, Angkasa Pura 1, dan RNI atau ID Food.

“Ini amat sangat mengecewakan pekerja yang telah bekerja puluhan tahun. Masa tuanya dirampok oleh pengelola yang biadab,” kata Erick dalam Konferensi Pers di Kejaksaan Agung dikutip Selasa (3/10/2023).

Erick pun memastikan audit terhadap dana pensiun BUMN bakal dilakukan secara menyeluruh. Tak hanya berhenti di empat dana pensiun. 

Hal ini dilakukan sebagai upaya mencegah dan menindak penyimpangan investasi seperti yang terjadi di Jiwasraya dan Asabri.

Baca juga: Wamenkeu Soroti Sektor Asuransi dan Dapen: Masih Banyak PR 

Selain itu, ia juga meminta langsung Jaksa Agung ST Burhanuddin untuk tidak ragu menumpas para oknum pelaku penyimpangan dana pensiun tanpa pandang bulu.

“Pak Jaksa Agung, sikat saja para oknum ini tanpa pandang bulu. Seperti yang Bapak lakukan pada kasus Jiwasraya Asabri. Saya dan seluruh jajaran di Kementerian BUMN siap berhadapan dengan siapa pun yang main-main dengan nasib para pensiunan,” tegasnya. (*)

Editor: Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

PMI 53,8: Sirkus Musiman yang Dipuji Purbaya di Istana Sebagai Mukjizat

Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa minggu… Read More

2 hours ago

Pergerakan Saham Indeks INFOBANK15 di Tengah Koreksi IHSG

Poin Penting IHSG turun 3,05% pada penutupan perdagangan 13 Maret 2026 ke level 7.137,21, diikuti… Read More

14 hours ago

Banyak Orang Indonesia Gagal Menabung karena Pola Keuangan Salah, Ini Solusinya

Poin Penting Banyak orang Indonesia gagal menabung karena pola keuangan yang keliru: penghasilan naik, pengeluaran… Read More

14 hours ago

Berikut 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini

Poin Penting IHSG melemah 5,91% pada periode 9-13 Maret 2026 ke level 7.137,21, sementara kapitalisasi… Read More

14 hours ago

IHSG Sepekan Melemah Hampir 6 Persen, Kapitalisasi Pasar jadi Rp12.678 Triliun

Poin Penting IHSG melemah 5,91% selama pekan 9–13 Maret 2026 dan ditutup di level 7.137,21.… Read More

14 hours ago

LPS Bayarkan Rp14,19 Miliar Dana Nasabah BPR Koperindo

Poin Penting LPS mulai membayar klaim simpanan nasabah BPR Koperindo sebesar Rp14,19 miliar pada tahap… Read More

14 hours ago