Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada perdagangan hari ini (15/7) diperkirakan masih nyaman bergerak di zona hijaunya, lantaran adanya sentimen positif dari domestik dan global.
Menurut Analis PT Samuel Sekuritas Indonesia, Rangga Cipta mengatakan, sentimen positif terhadap rupiah datang dari harga minyak mintah dunia yang menguat serta adanya kondisi dollar AS yang mengalami pelemahan.
“Pelemahan dollar dan penguatan minyak masih akan memberikan sentimen positif terhadap rupiah dengan tekanan sebaliknya datang dari data Tiongkok,” ujar Rangga dalam risetnya di Jakarta, Jumat, 15 Juli 2016.
Dia mengungkapkan, pada perdagangan sebelumnya, laju rupiah juga menguat bersamaan dengan mata uang Asia lainnya. Pergerakan rupiah lebih cepat dari perkiraan Bank Indonesia (BI) yang tidak ingin rupiah menguat terlalu cepat.
“Ini akan membuat ruang penguatan menjadi terbatas dalam jangka pendek,” ucap Rangga. (*)
Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More