Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada perdagangan hari ini (15/7) diperkirakan masih nyaman bergerak di zona hijaunya, lantaran adanya sentimen positif dari domestik dan global.
Menurut Analis PT Samuel Sekuritas Indonesia, Rangga Cipta mengatakan, sentimen positif terhadap rupiah datang dari harga minyak mintah dunia yang menguat serta adanya kondisi dollar AS yang mengalami pelemahan.
“Pelemahan dollar dan penguatan minyak masih akan memberikan sentimen positif terhadap rupiah dengan tekanan sebaliknya datang dari data Tiongkok,” ujar Rangga dalam risetnya di Jakarta, Jumat, 15 Juli 2016.
Dia mengungkapkan, pada perdagangan sebelumnya, laju rupiah juga menguat bersamaan dengan mata uang Asia lainnya. Pergerakan rupiah lebih cepat dari perkiraan Bank Indonesia (BI) yang tidak ingin rupiah menguat terlalu cepat.
“Ini akan membuat ruang penguatan menjadi terbatas dalam jangka pendek,” ucap Rangga. (*)
Poin Penting PINTU tambah 10 token baru, termasuk saham global, ETF, dan obligasi, sehingga investor… Read More
Poin Penting Bank Aladin Syariah bersama Alfamart menyalurkan 60.000 paket makanan di 34 kota dan… Read More
Poin Penting Grab menyebut separuh mitra ojolnya merupakan mantan korban PHK, menunjukkan peran platform sebagai… Read More
Poin Penting OJK menilai penurunan kinerja bank Himbara bersifat siklikal akibat faktor global dan pelemahan… Read More
Poin Penting Tugu Insurance menjalankan program Tugu Green Journey dengan mendaur ulang 1,7 ton limbah… Read More
Poin Penting Tokio Marine Life dan BAZNAS renovasi 5 rumah di Setiabudi, Jakarta, dengan Rp55… Read More