Jakarta–Pergerakan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS pada perdagangan hari ini (8/9) diperkirakan kembali menguat walaupun ruang penguatannya mulai terbatas.
Menurut Analis PT Samuel Sekuritas Indonesia, Rangga Cipta dalam risetnya di Jakarta, Kamis, 8 September 2016, sentimen positif masih menghampiri Rupiah, telah membuat mata uang Rupiah bergerak di zona hijau.
“Sentimen positif masih akan menjaga dorongan apresiasi Rupiah walaupun ruang penguatan mulai terbatas,” ujar Rangga.
Lebih lanjut dia mengungkapkan, pada perdagangan sebelumnya, nilai tukar Rupiah mengalami penguatan terhadap Dolar AS. Hal ini bersamaan dengan penguatan drastis pada kurs di Asia termasuk rupiah, sehingga Dolar AS melemah.
“Sentimen dari kenaikan lanjutan cadangan devisa di Agustrus 2016 sebesar US$2,1 miliar menunjukkan keinginan BI untuk terus mengurangi pasokan dolar di pasar,” ucapnya. (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting AXA Mandiri menjaga stabilitas permodalan melalui pengawasan ketat terhadap rasio solvabilitas (Risk Based… Read More
Poin Penting BTN memperluas layanan consumer banking dan beyond mortgage, termasuk kartu kredit, BNPL, dan… Read More
Poin Penting KISI menyiapkan 7–8 perusahaan untuk IPO tahun 2026, meliputi sektor perbankan, pariwisata, pertambangan,… Read More
Poin Penting AXA Mandiri mencatat pendapatan premi Rp10 triliun pada 2025, dengan produk unitlink menyumbang… Read More
Poin Penting Suku Bunga BI Tetap: BI menahan suku bunga acuan (BI Rate) pada level… Read More
Poin Penting Ancaman siber terus meningkat dan menyasar seluruh jenis bank, termasuk bank digital. Amar… Read More