Jakarta – Research Team Recapital Securities memprediksi ruang gerak IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) akan cenderung sideway. Diprediksi, ruang gerak IHSG secara teknikal, selama seminggu ke depan akan bergerak dikisaran level 5.100 — 5.500.
Belum stabilnya sentimen positif yang muncul di pasar menjadi salah satu perhitungannya. Ditambah sepekan lalu posisi IHSG tercatat naik, ditengah derasnya aliran dana asing yang mulai keluar. Transaksi Asing pada pekan kemarin tercatat net sell hingga Rp751,50 miliar.
“Pada perdagangan sepekan yang lalu (10 — 14 Oktober 2016), IHSG hanya menguat 22.74 poin (+0,42%) ke level 5,399.89,” kata Analis Recapital Securities, Adi Kiswoyo Joe di Jakarta, Rabu, 19 Oktober 2016.
Adapun pada perdagangan pekan lalu sektor yang menguat diantaranya Pertambangan (+3,21%), Keuangan (+1,45%) dan Aneka Industri (+1,31%). Sementara, sektor yang melemah pada perdagangan pekan lalu diantaranya Perdagangan (-2,05%), Perkebunan (-0,32%) dan Infrastruktur (-0,23%). (Selanjutnya : Perdagangan di bursa Amerika…)
Di Bursa Amerika (AS) perdagangan sepekan yang lalu pada periode 10 — 14 Oktober 2016 tercatat bergerak turun. Indeks Dow Jones turun 102,11 poin (-0,56%) ke 18.138,38, S&P 500 melemah 20,76 poin (-0,96%) ke 2.132,98 dan Nasdaq terkoreksi 78,25 poin (-1,48%) ke 5.214,16.
Bursa Amerika ditutup turun disebabkan oleh rilisnya kinerja keuangan Alcoa yang menurun sehingga membuat kekhawatiran investor terhadap buruknya laporan keuangan perusahaan besar lainnya di Amerika.
Sementara itu, bursa Eropa pada perdagangan pekan lalu bergerak mixed. FTSE 100 melemah 30,84 poin (-0,44%) ke 7.013,55 dan Euro Stoxx 50 naik 24,62 poin (+0,82%) ke 3.025,19.
(Baca juga : Optimisme Pasar Akan Rupiah dan IHSG Diuji Pekan Ini)
Bursa Eropa mixed disebabkan oleh kegagalan Deutsche Bank yang gagal dalam bernegosiasi dengan SEC untuk meringankan denda yang harus dibayarkan oleh Deutsche Bank kepada SEC. (*) Dwitya Putra


