Stock Split; Bila harga saham kemahalan. (Foto: Paulus Yoga)
Kabarnya MIKA akan melakukan pemecahan nominal saham 1:10. Apakah benar? Dwitya Putra
Jakarta–PT Mitra Keluarga Tbk (MIKA) berencana melakukan pemecahan nominal saham atau stock split.
Sekretaris MIKA, Joyce V. Handajani, dalam keterbukaan yang disampaikan ke BEI, Jumat, 18 September 2015, untuk usaha tersebut pihaknya akan meminta persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS Luar Biasa) pada 23 September 2015, mendatang.
Sekedar informasi, kabarnya MIKA akan melakukan pemecahan nominal saham 1:10. “Kami berharap usai melakukan pemecahan nilai saham maka harga saham yang lebih rendah membuat saham perseroan menjadi lebih likuid,” kata Joyce.
Perseroan sendiri baru saja mencatatkan sahamnya di bursa pada 24 Maret lalu sebanyak 261,91 juta atau 18% dari jumlah saham perusahaan dengan harga awal Rp17.000 dan harga nominal Rp100. (*)
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More