Perbankan

Rombak Susunan Komisaris dan Direksi, Bank Raya Tak Bagi Dividen

Jakarta – PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) pada hari ini (10/5) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Dalam rapat tersebut menyetujui untuk tidak membagikan dividen dan akan menggunakan laba perseroan sebesar Rp11,46 miliar sebagai laba tahan.

Keputusan tersebut dipilih, karena Bank Raya saat ini masih membutuhkan laba yang dihasilkan untuk mengembangkan bisnis dan operasional bank.

Selain itu, dalam RUPST tersebut Bank Raya juga telah menyetujui pengangkatan anggota Dewan Komisaris dan Direksi baru. Sehingga, susunan Dewan Komisaris dan Dewan Direksi menjadi sebagai berikut:

Susunan Komisaris

  1. Komisaris Utama: Muhamad Sidik Heruwibowo*
  2. Komisaris Independen: Eko B. Supriyanto
  3. Komisaris Independen: Rina Sa’adah
  4. Komisaris Independen: Retno Wahyuni Wijayanti*
  5. Komisaris: Achmad F.C. Barir

Susunan Direksi

  1. Direktur Utama: Ida Bagus Ketut Subagia
  2. Direktur Retail Agri dan Pendanaan: Dedy Hendrianto
  3. Direktur Digital dan Operasional: Bhimo Wikan Hantoro
  4. Direktur Enterprise Risk Management, Compliance & Human Resource: Danar Widyantoro*
  5. Direktur Keuangan: Rustarti Suri Pertiwi*

Adapun, susunan komisaris dan juga direksi yang bertanda *) akan segera efektif melakukan tugasnya setelah melalui fit and proper test yang disetujui oleh OJK. 

“Bank Raya dengan diangkatnya pengurus
baru ini, harapannya memberikan semangat baru dalam pencapaian kinerja yang lebih baik lagi,” ujar Direktur Utama, Ida Bagus Ketut Subagia. (*)

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Teknologi Terpadu Tekan Risiko Gangguan Operasional IT

Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More

4 hours ago

Pemerintah Stop Subsidi Motor Listrik di 2026, Adira Finance: Penurunan Kredit Signifikan

Poin Penting Pemerintah resmi menghentikan subsidi motor listrik pada 2026, melanjutkan kebijakan tanpa insentif sejak… Read More

4 hours ago

Asuransi Kesehatan Kian Menguat, OJK Catat 21 Juta Polis

Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More

4 hours ago

OJK Soroti Indikasi Proyek Fiktif di Fintech Lending, Minta Penguatan Tata Kelola

Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More

4 hours ago

Risiko Banjir Meningkat, MPMInsurance Perkuat Proteksi Aset

Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More

5 hours ago

OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More

5 hours ago