Jakarta – Selama 10 bulan berjalan, pandemi Covid-19 sudah mempengaruhi banyak aspek kehidupan dan masyarakat. Prof. Dr. Fransiskus Xaverius Mudji Sutrisno, Pastor dan Rohaniawan Katolik mengingatkan agar setiap individu memiliki gaya hidup saling peduli satu sama lain. Dengan saling menjaga, penanganan pandemi Covid-19 akan menjadi lebih mudah.
“Dari pandangan agama Katolik, hidup ini adalah anugerah Tuhan. Maka dari itu, hal yang harus terus dilakukan adalah saling mengasihi, peduli, mencintai, dan saling menjaga satu sama lain. Saat covid, marilah kita saling menyebarkan gaya hidup saling peduli dan mengedepankan keselamatan bersama,” ujar Mudji pada talkshow virtual yang disiarkan melalui kanal YouTube BNPB Indonesia, 10 Desember 2020.
Mudji mengungkapkan, sikap saling menjaga tersebut dapat diaplikasikan dengan menerapkan protokol kesehatan 3M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, dan Menjaga Jarak). Setiap individu juga harus berani mengingatkan orang lain yang belum melaksanakan 3M. Dengan demikian, masyarakat dapat menjaga satu sama lain dan melewati pandemi bersama-sama.
“Maskermu perlindunganku, dan maskerku perlindunganmu. Menerapkan 3M, seperti memakai masker ini memang kurang nyaman, tetapi demi kehidupan bersama mari kita patuhi protokol kesehatan demi keluar dari pandemi ini,” katanya. (*) Evan Yulian Philaret
Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More