Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto dalam acara peluncuran Indonesia's Bullion Ecosystem Roadmap di Jakarta, Jumat (6/3). (Foto: Steven Widjaja)
Poin Penting
Jakarta – Pemerintah Indonesia resmi merilis Indonesia’s Bullion Ecosystem Roadmap di Jakarta, Jumat (6/3/2026), sebagai panduan pengembangan ekosistem usaha bank emas nasional.
Roadmap ini diharapkan menghadirkan panduan yang jelas dan terukur untuk memperkuat industri bulion di Tanah Air.
Peluncuran roadmap ini bertepatan dengan ulang tahun pertama operasional bank emas nasional, yang sebelumnya diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto pada 26 Februari 2025.
Baca juga: World Gold Council: Pelemahan Dolar AS Berpotensi Dongkrak Harga Emas
“Dulu tantangannya, apakah roadmap dibuat dulu atau jalannya dulu. Kami putuskan jalannya dulu, roadmap menyusul. Hari ini, setahun setelah bank berjalan, roadmap beserta ekosistemnya resmi diluncurkan,” ujar Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.
Salah satu fokus utama roadmap ini adalah pembentukan Dewan Emas Nasional. Airlangga menyatakan, pemerintah bersama para pemangku kepentingan akan terus menggodok rencana pembentukan Dewan Emas dan Lembaga Penjamin Emas.
Baca juga: Pegadaian Jamin Emas Digital Didukung Fisik, Siapkan Ekspansi ATM Emas
“Pembentukan Dewan Emas Nasional masih dalam proses di roadmap. Kami akan jalankan tahap demi tahap sesuai kebutuhan,” jelas Airlangga.
Rencana pembentukan Dewan Emas Nasional telah dicanangkan sejak awal 2025. Dewan ini nantinya akan mengawal keberlanjutan permintaan emas dan mendorong pertumbuhan pasar melalui pengembangan ekosistem bulion yang lebih terintegrasi. (*) Steven Widjaja
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (Foto: Irawati) Read More
Poin Penting APBN Februari 2026 defisit Rp135,7 triliun atau setara 0,53 persen dari PDB, dengan… Read More
Poin Penting Tugu Insurance meluncurkan asuransi mikro t mudik (konvensional dan syariah) untuk memberikan perlindungan… Read More
Poin Penting Pemerintah menggulirkan stimulus fiskal dan bansos sejak awal 2026 untuk menjaga daya beli;… Read More
Poin Penting Lahan yang ditempati Cani (80) adalah tanah milik desa, dipilih untuk pembangunan Kopdes/Kel… Read More
Poin Penting Frekuensi transaksi Mandiri Agen naik 44 persen yoy menjadi 2,34 juta pada Januari… Read More