RND Kapital Suntik Modal Fintech Tanamduit Hingga US$3 Juta
Jakarta – PT Mercato Digital Asia sebagai induk dari PT Star Mercato Capitale, pemilik aplikasi investasi atau financial technology (fintech) Tanamduit mendapat suntikan modal senilai US$3 juta dari RND Kapital, sebagai upaya untuk meningkatkan volume dana kelolaan reksa dana dan pengembangan instrumen investasi di Tanamduit.
Chief Executive Officer PT Mercato Digital Asia, Indra Suryawan dalam keterangannya di Jakarta, yang dikutip Rabu, 5 September 2018 mengatakan, suntikan dana dari RND Kapital ini merupakan salah satu langkah strategis yang dilakukan untuk perluasan bisnis dan product development Tanamduit yakni dengan melakukan penguatan modal.
Dia mengungkapkan, trend investasi saat ini sekilas memang terlihat meningkat, namun jika dibuat perbandingannya hanya sekitar 600 ribu orang atau sekitar 0,25 persen dari total penduduk Indonesia yang berinvestasi di reksa dana. Beda jauh dengan Malaysia yang diperkirakan mencapai 40 persen atau Thailand yang mencapai 30 persen.
“Kita masih punya banyak kesempatan memperluas market share dan membantu pergerakan ekonomi Indonesia, untuk itu Tanamduit harus terus ekspansi. Penambahan modal akan membantu kita mewujudkan tujuan itu,” ujarnya.
Baca juga: Sukses Gaet Pasar Ritel, Tanamduit Ditunjuk Jadi Mitra Distribusi SBR004
Lebih lanjut dia mengatakan, dengan adanya suntikan modal ini, memungkinkan Tanamduit untuk lebih gesit dalam menangkap peluang ke depannya. Dirinya berharap, Tanamduit dapat menjadi mitra sekaligus penyedia layanan investasi pilihan masyarakat yang mengunggulkan fitur-fitur transaksi yang lengkap, aman, dan nyaman.
Sementara itu, untuk mewujudkan transaksi investasi yang mudah dilakukan siapa saja dan kapan saja, Tanamduit telah meluncurkan aplikasi versi Android pada bulan Februari 2018 dan versi iOS bulan Juli 2018 lalu. Berdasarkan statistik, pengunduh aplikasi Android sebanyak 6.000 pengguna dan iOS sebanyak hampir 2.000 pengguna.
Beberapa kerja sama strategis dengan berbagai pihak juga terus dilakukan untuk mendukung penetrasi pasar baik dari gerai seperti NU Mobile, Koperasi OJK, Talenta, Investree dan juga ILUNI-UI. (*)
Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More