News Update

Rizal Ramli: Pertumbuhan Ekonomi 2019 Tetap Dikisaran 5%

Jakarta – Ekonom yang juga tokoh nasional Rizal Ramli memprediksi pertumbuhan ekonomi nasional hingga tahun 2019 masih berada dikisaran 5 persen. Dirinya menilai, pertumbuhan ekonomi pada beberapa tahun kedepan masih jalan di tempat bila kebijakan pemerintah masih terus mengencangkan regulasi pajak.

“Saat ekonomi melambat lalu pengetatan regulasi dan penghematan ya pasti melambat ekonominya. Kalau diluar negeri saat ekonomi lambat regulasi perpajak di longgarin. Jadi kita kebalik, maka ekonomi masih lambat. Kalau gini terus sampai 2019 hanya 5 persen,” ungkap Rizal Ramli saat diskusi publik Prospek Ekonomi & Politik 2018 di Balai Sarwono Jakarta, Rabu 10 Januari 2018.

Mantan Menteri Koordinator Perekonomian jaman Gus Dur ini juga mengkritisi cara pemerintah untuk menggenjot angka pendapatan negara dengan mengincar tingginya angka penerimaan pajak. Menurutnya, masih banyak cara lain untuk dapat menggenjot angka pendapatan negara salah satunya dengan restrukturasi aset BUMN.

“Pada tahun 2018, kalau target gak tercapai jangan geser targetnya tapi cari cara untuk capai target, misal dengan restrukturasi aset BUMN. Selain itu misal tax amnesty ini seperti dipaksakan harus mengakui, setelah mengakui nanti langsung dikejar-kejar dan yang dikejar hanya yang kecil kecil,” tambah Rizal Ramli.

Tak hanya itu, dirinya juga mengapresiasi sikap Pemerintahan Jokowi untuk membangun infrastruktur. Dirinya menilai, kebijakan ini cukup tepat untuk meningkatkan kualitas pertumbuhan ekonomi pada tahun tahun mendatang.

“Tapi saya dukung betul mengenai pembangunan infrastruktur, walau banyak diejek ngapain pemerintah bangun banyak infrastuktur. Tapi saya nilai ini kebijakan yang tepat untuk menumbuhkan angka pertumbuhan ekonomi hingga puluhan tahun mendatang,” ungkap Rizal Ramli.(*)

Suheriadi

Recent Posts

OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More

31 mins ago

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

1 hour ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

2 hours ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

3 hours ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

3 hours ago

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

4 hours ago