Jakarta – Masuknya Kookmin Bank sebagai salah satu pemegang saham pengendali memberi dampak positif pada bisnis Bank Bukopin. Saat ini, Kookmin Bank telah memiliki 22% saham dan siap untuk menjadi Pemegang Saham Pengendali Mayoritas dengan mengambil alih kepemilikan sekurang-kurangnya 51% saham Bank Bukopin.
Rivan Purwantono selaku Direktur Utama Bank Bukopin mengungkapkan, komitmen Kookmin Bank untuk memberi modal dan transfer knowledge merupakan hal yang positif bagi bisnis Bukopin. Ia percaya bahwa kemampuan finansial pemilik akan mempengaruhi pertumbuhan bank ke depan.
“Untuk bank tumbuh, memang harus ada kepastian bisnis dan kepastian kemampuan finansial pemilik. Komitmen dan berkontribusi Kookmin adalah hal yang positif. Ke depan, kami harapkan bisnis Bukopin akan semakin besar,” ujar Rivan dalam diskusi infobanktalknews bertema ‘Kekuatan Modal Bank dan Likuiditas di Era New Normal’ di Jakarta, Kamis 9 Juli 2020.
Rivan menjelaskan, kesamaan fokus bisnis menjadi alasan Kookmin Bank memilih untuk menanamkan modal pada Bank Bukopin. Menurutnya, Kookmin Bank dan Bukopin memiliki fokus yang sama pada sektor UMKM.
“Kookmin berkomitmen memberi modal dan transfer knowledge karena basis bisnis yang hampir mirip. Kookmin berfokus pada sektor mortgage dan UMKM sehingga relevan dengan bisnis Bukopin yang juga fokus di UMKM,” jelas Rivan.
Lebih jauh, Rivan menambahkan bahwa investor tak perlu takut dengan masuknya pemegang saham asing. Sebabnya, Kookmin berencana untuk menerapkan cara bisnis yang sudah berhasil di Korea, dengan tetap mempertahankan akar bisnis di negara asal. (*) Evan Yulian Philaret
Editor: Rezkiana Np
Oleh: Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group JANGAN besar pasak daripada tiang. Mari… Read More
Poin Penting GoPay kini bisa tarik tunai tanpa kartu di seluruh ATM BRI dan Bank… Read More
Poin Penting BRI Kanwil Jakarta II menambah kuota mudik gratis menjadi 2.750 pemudik dengan 55… Read More
Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More
Poin Penting Adira Finance memberangkatkan 300 pemudik dari Jabodetabek menuju Solo dan Yogyakarta melalui program… Read More
Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More