Poin Penting
Jakarta – Meningkatnya risiko bencana seperti banjir di Indonesia menambah ketidakpastian terhadap aset berharga, mulai dari kendaraan pribadi hingga tempat tinggal. Kondisi ini menjadi pengingat pentingnya menyiapkan proteksi aset sejak dini guna mengantisipasi dampak finansial yang sulit diprediksi.
Dalam konteks tersebut, asuransi berperan sebagai jaring pengaman untuk memberikan ketenangan dan menjaga stabilitas keuangan masyarakat saat risiko terjadi.
Menjawab kebutuhan tersebut, PT Asuransi Mitra Pelindung Mustika (MPMInsurance), anak usaha MPM Group, menyediakan beragam produk asuransi umum untuk melindungi aset bernilai, termasuk properti dan kendaraan.
Salah satu produk unggulannya adalah asuransi harta benda (property) yang memberikan perlindungan terhadap aset seperti rumah dan kantor dari risiko kebakaran, petir, hingga ledakan.
Baca juga: Risiko Banjir Meningkat, Allianz Catat Klaim Asuransi Bali Rp22 Miliar di 2025
Direktur Marketing MPMInsurance, Poppy Panca, menegaskan bahwa pendekatan perusahaan tidak semata berfokus pada produk, tetapi juga pada pemahaman menyeluruh terhadap kebutuhan nasabah.
“Bagi kami, asuransi bukan hanya soal perlindungan, tetapi juga tentang pendampingan. Melalui pendekatan advisory, kami membedah risiko unik setiap nasabah dan merancang solusi proteksi yang relevan serta tepat sasaran,” jelasnya, Kamis, 5 Februari 2026.
Ia menambahkan, MPMInsurance mengedepankan solusi proteksi yang dirancang secara personal agar nasabah memperoleh perlindungan optimal tanpa proses yang rumit.
Untuk mendukung pendekatan advisory yang lebih mudah diakses, MPMInsurance menghadirkan platform omnichannel serta fitur kalkulator simulasi premi online di situs resmi perusahaan. Fitur ini memungkinkan pelaku usaha menghitung estimasi premi secara cepat, mudah, dan transparan tanpa harus menghubungi tim penjualan.
Baca juga: POJK 36/2025 Dorong Dokter Jadi Pilar Tata Kelola Asuransi Kesehatan
Sebagai mitra perlindungan tepercaya, MPMInsurance meraih peringkat ‘A+(idn)’ dengan Outlook Stabil dari Fitch Ratings pada Desember 2025. Peringkat tersebut mencerminkan kemampuan perusahaan yang kuat dalam memenuhi kewajiban kepada pemegang polis.
Kinerja positif tersebut turut didukung oleh rasio Risk-Based Capital (RBC) sebesar 322 persen per September 2025, jauh di atas ketentuan regulator. Ke depan, penguatan lini asuransi properti dan kendaraan bermotor diproyeksikan menjadi pendorong pertumbuhan keuangan yang berkelanjutan.
“Perlindungan aset sebaiknya disiapkan sejak dini tanpa harus menunggu risiko datang. Di MPMInsurance, kami berkomitmen membantu nasabah menjaga stabilitas finansial sekaligus mempertahankan nilai aset yang mereka miliki,” pungkasnya. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting GoPay kini bisa tarik tunai tanpa kartu di seluruh ATM BRI dan Bank… Read More
Poin Penting BRI Kanwil Jakarta II menambah kuota mudik gratis menjadi 2.750 pemudik dengan 55… Read More
Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More
Poin Penting Adira Finance memberangkatkan 300 pemudik dari Jabodetabek menuju Solo dan Yogyakarta melalui program… Read More
Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More
Poin Penting BI menegaskan tidak membatasi transaksi valuta asing, tetapi memperketat kewajiban dokumen underlying untuk… Read More