Andrew Jeffreys; Meningkatkan kepercayaan investor. (Foto: Istimewa)
Peran swasta diperlukan untuk mendorong berbagai usaha baru, terutama untuk proyek-proyek energi. Apriyani Kurniasih.
Jakarta–Sejak memenangkan pemilu tahun lalu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memprioritaskan pembangunan infrastruktur dan meningkatkan investasi asing langsung (Foreign Direct Investment/FDI) dalam agendanya. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya yang lebih luas untuk mencapai pertumbuhan Product Domestic Bruto (PDB) sebesar 7% sebelum akhir masa jabatannya.
CEO Oxford Business Group (OBG), Andrew Jeffreys mengatakan, rencana pembangunan Indonesia yang ambisius merupakan hal yang tepat di saat yang tepat, dengan datangnya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang ditargetkan pada akhir tahun mendatang.
Menurut riset OBG, Keputusan dalam hal pengurangan subsidi BBM telah menyediakan dana untuk pelaksanaan berbagi proyek. Namun, pemerintahan baru harus berupaya untuk meningkatkan peran yang dapat dimainkan oleh sektor swasta dalam mendorong berbagai usaha baru, terutama untuk proyek-proyek energi.
Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More
Poin Penting ALFI mendesak pemerintah melakukan harmonisasi regulasi KBLI 2025 karena dinilai memicu inefisiensi dan… Read More
Poin Penting NPL konstruksi BTN menurun ke bawah 10%, dari sebelumnya sekitar 26%, dengan target… Read More
Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,39% ke level 7.307,58 pada perdagangan 9 April 2026. Mayoritas… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya akui miskomunikasi, sebagian pengadaan motor listrik untuk SPPG ternyata sempat disetujui.… Read More
Poin Penting Livin’ by Mandiri hadirkan QR antarnegara di Korea Selatan, memungkinkan transaksi QRIS tanpa… Read More