Keuangan

Riset Kredivo: Pengguna Paylater Meroket 45,9% di 2023

Jakarta – Kredivo sebagai salah satu platform paylater di Indonesia bersama Katadata Insight Center kembali meluncurkan riset tahunan terkait dengan perilaku konsumen e-commerce. Hasilnya adalah terjadi peningkatan yang signifikan terhadap penggunaan layanan paylater pada e-commerce dari 28,2% di 2022 menjadi 45,9% di 2023.

Selain itu, riset tersebut juga menunjukkan bahwa paylater kini mampu mengungguli metode transfer bank, di mana sebanyak 16,2% konsumen memilih paylater sebagai metode pembayaran dibandingkan dengan metode transfer bank yang hanya tercatat 10,2% konsumen.

Lebih lanjut, seiring dengan semakin konsistennya edukasi terkait paylater di masyarakat, penggunaan paylater pun mulai beralih menjadi metode pembayaran kebutuhan harian di antaranya untuk belanja barang sebesar 87,1%, tagihan bulanan 51,8%, serta pulsa dan paket internet 48,9%.

Kemudian, pola penggunaan paylater telah berubah menjadi lebih banyak digunakan untuk berbelanja kebutuhan bulanan dengan cicilan tenor pendek 56,8%, alih-alih untuk kebutuhan mendadak 52,1%.

Baca juga: Merger jadi ‘Jalan Ninja’ Pinjol Penuhi Ekuitas

Direktur Katadata Insight Center, Adek M. Roza, mengatakan bahwa beberapa temuan riset tahun ini semakin mengindikasikan daya beli masyarakat di e-commerce yang tetap terjaga selama 2022, yang merupakan masa transisi menuju endemi.

“Meskipun terdapat beberapa pergeseran pola belanja, kami melihat bahwa e-commerce akan tetap menjadi pilihan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hariannya dan akan tetap menjadi penggerak utama perekonomian Indonesia,” ucap Adek dalam konferensi pers di Jakarta, 14 Juni 2023.

Adapun, dirinya juga menambahkan bahwa, perubahan tersebut terjadi seiring semakin tingginya tingkat pengetahuan pengguna mengenai Paylater yang kini berada di angka 32,0 level tinggi dibandingkan tahun sebelumnya di angka 26,0 atau level sedang.

Sementara itu, SVP Marketing & Communications Kredivo, Indina Andamari pun berharap dengan hadirnya riset ini dapat memberikan pengetahuan dan wawasan mengenai tren dan perilaku masyarakat yang dalam berbelanja online sekaligus perkembangan penggunaan paylater. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Ini Plus Minus Implementasi Demutualisasi BEI

Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More

4 hours ago

DPR Soroti Konten Sensasional Jadi Pintu Masuk Judi Online

Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More

4 hours ago

Program Gentengisasi Prabowo, Menkeu Purbaya Proyeksi Anggaran Tak Sampai Rp1 T

Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More

5 hours ago

Fundamental Kokoh, Bank BPD Bali Catatkan Pertumbuhan Positif dan Rasio Keuangan Sehat

Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More

5 hours ago

Demutualization of the IDX, a “Bloodless” Coup Three OJK Commissioner Resign Honourably

By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More

6 hours ago

Danantara Dukung Reformasi Pasar Modal dan Kebijakan Free Float OJK, Ini Alasannya

Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More

7 hours ago