Jakarta – Allo Bank yang sebelumnya bernama Bank Harda Internasional, berencana akan segera merilis aplikasi mobile bankingnya. Chairman of CT Corp, Chairul Tanjung mengungkapkan aplikasi ini tengah masuk masa uji coba dan akan diluncurkan pada Maret 2022.
Chairul mengungkapkan saat ini aplikasi tersebut tengah di uji coba pada lebih dari 43 ribu orang. Jika semua berjalan baik, uji coba ini akan diperluas ke 200 ribu orang.
“InsyaAllah, bulan Maret akan kita launching untuk publik. Semoga ketika launching, kita sudah 100% ready dan kita targetkan 1 juta customer pada 1 minggu pertama,” ujarnya pada konferensi pers, Selasa, 11 Januari 2022.
Lebih jauh, Chairul menargetkan Allo Bank akan mendapat 10 juta nasabah pada tahun pertamanya. Lalu, target utama dari perusahaan adalah mengejar target nasabah hingga 50 juta orang.
“Kami menargetkan, pada tahun pertama itu 10 juta (nasabah). Tentu nantinya akan terus bertambah, ultimatenya Allo Bank itu adalah 50 juta customer,” katanya. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting OJK optimistis premi asuransi tumbuh pada 2026 seiring membaiknya konsolidasi industri dan penguatan… Read More
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (yoy) pada kuartal IV 2025, tertinggi dalam empat kuartal… Read More
Poin Penting Pemerintah resmi menghentikan subsidi motor listrik pada 2026, melanjutkan kebijakan tanpa insentif sejak… Read More
Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More
Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More