News Update

Rilis “KPR Sakura” BTN Tawarkan DP Ringan 1% 

Jakarta – Jelang tutup tahun 2020, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) terus berinovasi untuk memudahkan masyarakat mendapatkan rumah impiannya. Kali ini BTN menggandeng Springhill Mizumi Serpong merilis program KPR SAKURA untuk perumahan “Springhill Yume Lagoon”, Serpong, Kabupaten Tangerang.

Lewat “KPR SAKURA” masyarakat akan mendapatkan berbagai benefit. SAKURA sendiri merupakan akronim dari benefit yang ditawarkan BTN dan Springhill Mizumi Serpong yakni, SA = Satu Persen (1%) Uang Muka, KU = Suku Bunga Ringan, mulai dari 6%, RA= Murah biaya akad nya, yaitu diskon provisi dan biaya admin 50%.

Executive Vice President Nonsubsidized Mortgage & Personal Lending Division (NSLD) Bank BTN Suryanti Agustinar mengatakan, BTN terus berupaya memberikan berbagai kemudahan kepada masyarakat dalam kepemilikan rumah agar dapat membantu pemerintah dalam mempercepat pemulihan ekonomi nasional (PEN) pasca pandemi.

“Daya beli perlu didorong melalui berbagai inovasi kemudahan KPR, sehingga masyarakat dapat segera mewujudkan hunian impiannya,” paparnya, dalam keterangannya yang dikutip di Jakart,  Sabtu 31 Oktober 2020.

Ditargetkan konsumen yang sudah booking fee dan mencicil DP selama ini, akan diberikan KPR dari Bank BTN. “KPR SAKURA dari BTN – Springhill Mizumi Serpong ini semoga akan dapat meringankan beban masyarakat yang hendak memiliki hunian di tengah pandemic covid-19 ini,” ujar Yanti sapaan akrabnya.

Bank BTN juga terus mengembangkan layanan digital untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat di tengah Pandemi COvid-19 ini. Ada aplikasi BTN Properti yang dapat diakses melalui handphone pintar atau website www.btnproperti.co.id. Aplikasi BTN Properti memiliki banyak fitur, seperti simulasi angsuran, tracking berkas, pengajuan kredit hingga pembayaran booking fee.

Springhill Yume Lagoon Serpong merupakan hunian asri bergaya Jepang dengan konsep Japanese Efficient Artwork yang digarap oleh dua pengembang besar (joint venture) yaitu Springhill Group dan Hankyu Hanshin Properties Corp, Jepang di kawasan seluas 15 hektar yang menawarkan tempat tinggal yang aman, nyaman dengan danau yang indah di Suradita, dekat dengan CBD BSD City.

Adapun total unit rumah yang dikembangkan mencapai sebanyak 1230 unit, yang mana saat ini sudah terjual 125 unit. Adapun harga yang ditawarkan oleh Springhill Yume Lagoon mulai dari Rp400 juta s/d Rp1,3 miliar.

Menurut Direktur Pengembangan Bisnis dan Marketing Springhill Group Rudy Budiman mengungkapkan optimisnya akan pulihnya pasar properti jelang akhir tahun ini. Dia berharap, kerjasama dengan Bank BTN akan mendorong penjualan unit – unit di Springhill Yume Lagoon. “Semoga akhir tahun ini dapat menjadi moment kebangkitan industri properti tanah air yang sempat sangat terdampak pandemic corona,” tutupnya. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Aplikasi PINTU Listing 10 Tokenisasi Aset Global, Apa Saja?

Poin Penting PINTU tambah 10 token baru, termasuk saham global, ETF, dan obligasi, sehingga investor… Read More

2 hours ago

Dorong Pemberdayaan UMKM, Bank Aladin Syariah Dukung Program Warteg Gratis 2026

Poin Penting Bank Aladin Syariah bersama Alfamart menyalurkan 60.000 paket makanan di 34 kota dan… Read More

3 hours ago

Separuh Driver Grab Ternyata Eks Korban PHK, Ini Fakta dan Potensi Penghasilannya

Poin Penting Grab menyebut separuh mitra ojolnya merupakan mantan korban PHK, menunjukkan peran platform sebagai… Read More

5 hours ago

Kinerja Himbara Turun, OJK Sebut Faktor Siklikal dan Berpotensi Rebound

Poin Penting OJK menilai penurunan kinerja bank Himbara bersifat siklikal akibat faktor global dan pelemahan… Read More

6 hours ago

Tugu Insurance Wujudkan Kepedulian terhadap Alam melalui Program Tugu Green Journey

Poin Penting Tugu Insurance menjalankan program Tugu Green Journey dengan mendaur ulang 1,7 ton limbah… Read More

7 hours ago

Tokio Marine Life Gandeng BAZNAS Bedah 5 Rumah dan Santuni Anak Yatim di Jakarta

Poin Penting Tokio Marine Life dan BAZNAS renovasi 5 rumah di Setiabudi, Jakarta, dengan Rp55… Read More

7 hours ago