News Update

Rights Issue XL Alami Kelebihan Permintaan

Jakarta–PT XL Axiata Tbk (XL) mengklaim penawaran umum terbatas II senilai USD500 juta sukses diserap pasar. Hal ini terlihat dari terjadinya kelebihan pemesanan (oversubscribe) saham tambahan yang diajukan sebelum penjatahan terakhir.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemegang saham atas dukungan yang kuat terhadap penawaran umum terbatas II ini dan agenda transformasi XL. Inisiatif strategis ini sejalan dengan strategi balance sheet management, dimana kami senantiasa berupaya untuk memperkuat posisi keuangan XL dan meminimalisir eksposur valuta asing,” kata Presiden Direktur dan CEO XL, Dian Siswarini dalam siaran persnya, Senin, 6 Juni 2016.

Dana bersih yang diperoleh dari penawaran umum terbatas II ini akan digunakan perseroan untuk pembayaran kembali atas seluruh hutang kepada pemegang saham senilai USD500 juta yang diberikan Axiata Group Berhad.

Setelah dilaksanakannya penawaran umum terbatas II dan pembayaran kembali atas seluruh hutang kepada pemegang saham senilai USD500 juta, XL akan melakukan lindung nilai atas seluruh sisa hutang XL dalam denominasi dolar Amerika Serikat sampai dengan tanggal jatuh tempo.

Pelunasan hutang tersebut akan mengurangi rasio hutang terhadap ekuitas XL dari 1,8x pada tanggal 31 Maret 2016 menjadi 0,9x, berdasarkan laporan proforma setelah penawaran umum terbatas II.

Sekedar informasi, XL adalah salah satu perusahaan telekomunikasi yang fokus untuk menyediakan layanan digital bagi masyarakat serta mendorong perkembangan ekonomi digital Indonesia. XL mulai beroperasi sejak 8 Oktober 1996 dan XL saat ini menyediakan beragam layanan digital bagi pelanggan ritel dan korporat.

Sejak Desember 2014, XL mulai mengimplementasikan jaringan 4G LTE yang dilanjutkan dengan pengembangan 4G LTE komersial skala nasional sejak bulan Juli 2015. (*) Dwitya Putra

 

 

Editor: Paulus Yoga

Paulus Yoga

Recent Posts

OJK dan Inggris Luncurkan Kelompok Kerja Pembiayaan Iklim, Ini Targetnya

Poin Penting OJK dan Pemerintah Inggris Raya membentuk Kelompok Kerja Pembiayaan Iklimuntuk mempercepat pembiayaan iklim… Read More

35 mins ago

IHSG Ditutup Lanjut Merosot 1,04 Persen, Ini Penyebabnya

Poin Penting IHSG ditutup turun 1,04 persen ke level 8.235,26 akibat sentimen negatif dari kebijakan… Read More

51 mins ago

Pikap India Mulai Didistribusikan ke Kopdes Merah Putih, Disaksikan Wakil Panglima TNI

Poin Penting: Pikap India Mahindra Scorpio telah diserahkan ke Kopdes Merah Putih di Surabaya dengan… Read More

1 hour ago

BEI Bidik 50 Ribu Investor Syariah Baru di 2026

Poin Penting Investor syariah melakukan 30,6 miliar saham dengan frekuensi 2,7 juta kali pada 2025.… Read More

1 hour ago

OJK Setujui Penggabungan 4 BPR Menjadi PT BPR Nusamba Tanjungsari

Poin Penting OJK menyetujui merger empat BPR di Priangan Timur menjadi PT BPR Nusamba Tanjungsari… Read More

2 hours ago

Adu Laba BCA, BRI, Bank Mandiri, dan BNI di 2025, Siapa Paling Cuan?

Poin Penting BCA tetap memimpin laba bersih – PT Bank Central Asia (BCA) mencatat laba… Read More

2 hours ago