Ilustrasi: Kantor Bank QNB Indonesia. (Foto: istimewa)
Jakarta–PT Bank QNB Indonesia Tbk mendapat persetujuan untuk melakukan Penawaran Umum Terbatas (PUT) V dari para pemegang saham. Perseroan akan menerbitkan saham baru dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue.
Adapun perseroan mengincar dana mencapai Rp2,05 triliun dari aksi korporasi tersebut. Menurut Direktur Bank QNB Windiarto Tabingin perseroan berencana melepas saham sebanyak-banyaknya 8,23 miliar saham baru dengan nilai nominal Rp250 per lembar saham.
Dalam rencana Penawaran Umum Terbatas V tahun 2017 ini, nantinya setiap pemegang 1 juta saham lama Bank QNB yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 28 April 2017 berhak atas sekitar 940.458 HMETD.
Rencananya, hasil dari rights issue ini akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan perseroan yang selanjutnya akan digunakan seluruhnya untuk meningkatkan aset produktif perseroan dalam bentuk penyaluran kredit.
“Akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan serta untuk mendorong ekspansi kredit,” ujarnya seperti dikutip dari keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu, 5 Juli 2017. (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More