Categories: Market Update

Rights Issue Bank MNC Incar Dana Rp674 Miliar

Permodalan Bank MNC akan bertambah seiring dengan penerbitan saham baru oleh perseroan. Paulus Yoga

Jakarta–Pemegang saham PT Bank MNC Internatsional Tbk (BABP) merestui rencana penambahan modal perseroan melalui mekanisme Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue.

Aksi korporasi tersebut sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Bapapem IX.D.1 tentang Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu, Lampiran Keputusan Ketua Bapepam No. KEP-26/PM/2003 tanggal 17 Juli 2003.

“Dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) hari ini, pemegang saham menyetujui rencana rights issue,” kata Corporate Secretary Bank MNC, Andri Latif, usai RUPSLB, di MNC Tower, Jakarta, Jumat, 25 September 2015.

Berdasarkan keputusan haril Rapat tersebut, dalam Penawaran Umum Terbatas IV ini, menurut Andri, pihaknya bakal menerbitkan sebanyak-banyaknya 6.744.470.924 saham biasa atas nama atau sebesar 28,57% dari modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan setelah PUT IV dengan nilai nominal Rp100 per saham.

“Harga penawarannya Rp100 per saham, sehingga dana hasil penawaran diperkirakan mencapai Rp674.440.792.400. Saham-saham yang ditawarkan ini seluruhnya merupakan saham yang berasal dari portepel dan akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI),” ujar Andri.

Andri menjelaskan, penggunaan dan yang diperoleh dari hasil PUT IV ini setelah dikurangi biaya-biaya emisi akan digunakan seluruhnya untuk memperkuat struktur permodal dalam rangka mendukung target untuk meningkatkan aset produktif antara lain melalui pemberian kredit, penempatan dana dan pembelian surat berharga dengan tetap memperhatikan ketentuan Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM). (*)

Paulus Yoga

Recent Posts

OTT KPK di Bea Cukai: Eks Direktur P2 DJBC Ditangkap, Uang Miliaran-Emas 3 Kg Disita

Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Bea Cukai Kemenkeu dan menangkap Rizal, mantan Direktur… Read More

3 hours ago

Istana Bantah Isu 2 Pesawat Kenegaraan untuk Prabowo, Ini Penjelasannya

Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More

3 hours ago

BTN Targetkan Pembiayaan 20.000 Rumah Rendah Emisi pada 2026

Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More

3 hours ago

Apa Untungnya Danantara Masuk Bursa Saham? Ini Kata Pakar

Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More

3 hours ago

BTN Ungkap Penyebab NPL Konstruksi Tinggi, Fokus Bereskan Kredit Legacy

Poin Penting NPL konstruksi BTN berasal dari kredit legacy sebelum 2020 yang proses pemulihannya membutuhkan… Read More

3 hours ago

Risiko Bencana Tinggi, Komisi VIII Minta Anggaran dan Sinergi Diperkuat

Poin Penting Komisi VIII DPR RI menekankan sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat penanggulangan… Read More

4 hours ago