Categories: News UpdatePerbankan

Jika Disetujui Right Issue, BRI Agro Siap Naik BUKU III

Jakarta – Rencana PT Bank BRI Agro Tbk (BRI Agro) untuk menyandang status sebagai bank umum kegiatan usaha (BUKU) III tampaknya belum berjalan lancar.

Pasalnya, dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar hari ini pemegang saham belum menyetujui rencana penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) dengan menawarkan sebanyak-banyaknya 6 miliar lembar saham.

Direktur Utama BRI Agro, Agus Noorsanto mengatakan dengan menjadi bank BUKU III, BRI Agro menjadi lebih leluasa untuk mengembangkan bisnis dan menyempurnakan layanan kepada masyarakat. Sehingga diharapkan dengan aksi itu dapat memberikan kontribusi yang optimal kepada para shareholder maupun stakeholder.

Baca juga: BRI Agro Salurkan Kredit Rp500 Miliar ke PTPN III

“Hal lain yang diputuskan dalam RUPS adalah persetujuan dan penerimaan laporan tahunan direksi, laporan penggunaan dana PUT VII berikut obligasi I. Serta laporan pengawasan dewan komisaris atas kegiatan dan prestasi yang dicapai selama jalannya kepengurusan tahun 2017,” kata Agus di Jakarta, Kamis, 5 April 2018.

Sebagai catatan saat ini BRI Agro masih menyandang status sebagai bank BUKU II. Modal inti perusahaan pun masih berada di kisaran Rp3,1 triliun. Untuk “naik kelas”, BRI Agro harus memiliki modal inti minimal Rp5 triliun.

Terkait kinerja, selama tahun 2017 entitas usaha PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) ini berhasil mengantongi laba bersih Rp140 miliar dengan total aset sebesar Rp16,32 triliun. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

Premi AXA Mandiri Sentuh Rp10 Triliun di 2025, Unitlink Jadi Tulang Punggung

Poin Penting AXA Mandiri mencatat pendapatan premi Rp10 triliun pada 2025, dengan produk unitlink menyumbang… Read More

3 hours ago

BI Rate Turun, Amar Bank Jaga Bunga Deposito Tetap Menarik

Poin Penting Suku Bunga BI Tetap: BI menahan suku bunga acuan (BI Rate) pada level… Read More

3 hours ago

Bos Amar Bank: Lawan Serangan Siber Seperti “Tom and Jerry”

Poin Penting Ancaman siber terus meningkat dan menyasar seluruh jenis bank, termasuk bank digital. Amar… Read More

3 hours ago

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Ajukan Pinjaman Rp2 Triliun, untuk Apa?

Poin Penting Dedi Mulyadi ajukan pinjaman daerah Rp2 triliun akibat kapasitas fiskal Jabar turun hampir… Read More

3 hours ago

Bank Panin Bukukan Laba Bersih Rp2,87 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Bank Panin mencatatkan laba bersih Rp2,87 triliun, naik tipis 0,13 persen yoy, ditopang… Read More

4 hours ago

BNI Siapkan Rp23,97 Triliun Uang Tunai Jelang Lebaran 2026

Poin Penting BNI siapkan uang tunai Rp23,97 triliun untuk kebutuhan transaksi Ramadan dan Lebaran 2026… Read More

5 hours ago