News Update

Pemerintah Akan Revisi Tiga UU Perpajakan

Jakarta – Pemerintah berencana untuk merevisiUndang-undang (UU) dibidang perpajakan. Langkah ini merupakan bagian dari langkah reformasi perpajakan.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, akan melakukan revisi tiga UU Perpajakan. Ia menjelaskan bahwa dalam waktu dekat, pemerintah akan segera membahas ketiga UU tersebut bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). “Khusus untuk UU tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP), saat ini sedang dibahas di DPR” ujarnya.

Saat ini, lanjutnya, Undang-Undang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan tersebut sudah dimasukkan ke Dewan. “Saat ini masih dalam proses, pandangan dari fraksi, mini fraksi. Dari pemerintah kita akan melakukan evaluasi berdasarkan kinerja pajak, dan juga dari hasil Tax Amnesty, dari organisasi dan ketentuan umum perpajakan yang perlu diperbaiki. Itu masih dalam proses dengan Dewan,”.

Selain UU tentang KUP, pemerintah juga akan melakukan penyempurnaan atas UU tentang Pajak Penghasilan (PPh) dan UU tentang Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Ia menambahkan, dalam melakukan revisi tiga UU Perpajapan, dan lainnya, pemerintah akan selalu mempertimbangkan berbagai masukan untuk penyempurnaan UU tersebut.

Menkeu menambahkan, saat ini, Undang-Undang PPh dan PPN sedang dalam proses, dan ada yang sedang dalam kajian akademis. “Tentu berbagai masukan, sekali lagi, juga dari kondisi perekonomian, akan menjadi masukan untuk menyempurnakan apa-apa yang perlu dimasukkan dalam Undang-Undang PPh dan PPN,” imbuhnya

 

Apriyani

Recent Posts

Breaking News! Mahendra Siregar dan Inarno Djajadi Mundur dari OJK

Poin Penting Ketua DK OJK Mahendra Siregar, KE PMDK Inarno Djajadi, serta Deputi Komisioner I.B.… Read More

46 mins ago

PPATK Endus Dugaan Penyamaran Omzet Rp12,49 T di Bisnis Tekstil, Gunakan Rekening Karyawan

Poin Penting PPATK mengendus dugaan penyamaran omzet Rp12,49 triliun di sektor perdagangan tekstil dengan memanfaatkan… Read More

2 hours ago

Airlangga Pede Kenaikan Free Float 15 Persen Tak Bikin Pasar Saham Sepi

Poin Penting Pemerintah menegaskan kebijakan menaikkan free float dari 7,5 persen ke 15 persen tidak… Read More

2 hours ago

Prabowo Gas Percepatan Rumah Subsidi, 141 Ribu Unit Siap Dibangun

Poin Penting Presiden Prabowo membahas percepatan rumah subsidi bersama Menteri PKP di Hambalang, termasuk pemangkasan… Read More

2 hours ago

Danantara Siap Jadi Pemegang Saham BEI Usai Demutualisasi

Poin Penting Danantara menyatakan terbuka menjadi pemegang saham BEI jika proses demutualisasi terealisasi, sejalan praktik… Read More

3 hours ago

Ekspor Produk Halal Dorong Devisa RI, Nilainya Segini

Poin Penting Nilai ekspor produk halal Indonesia mencapai USD41,4 miliar, didominasi makanan dan minuman halal… Read More

3 hours ago