Asmawi Syam; Revaluasi aset naikkan CAR BRI. (Foto: Dok. Infobank).
Jakarta – Seiring dengan salah satu kebijakan yang dikeluarkan pemerintah melalui Paket Kebijakan jilid V yakni pemangkasan presentase pajak penghasilan (PPh) final revaluasi aset bagi BUMN, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) akan melakukan revaluasi aset.
Menurut Direktur Utama BRI, Asmawi Syam, dengan melakukan revaluasi aset, maka akan meningkatkan rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) perseroan. Dia memperkirakan, dengan revaluasi aset, posisi CAR perseroan bisa bertambah 1%-2% pada akhir tahun.
“Kami akan manfaatkan ini. Mungkin bisa tambah CAR 1%-2%. Saat ini aset yang akan direvaluasi senilai Rp6 triliun, akan tambah Rp2 triliun jadi Rp8 triliun,” ujar Asmawi di Jakarta, Selasa, 10 November 2015.
Namun demikian, Asmawi mengaku pihaknya masih membahas secara internal terkait revaluasi aset tersebut. Kendati begitu, dia meyakini dengan CAR yang meningkat maka akan meningkatkan kemampuan perseroan untuk menyalurkan kredit.
“Leverage kami bisa meningkat, dengan begitu kan laba juga meningkat. Nah kalau laba meningkat kami akan tambah bayar dividen dan pajak ke negara. Jadi ini siklus yang baik,” tutupnya. (*) Rezkiana Nisaputra
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More